Kisah Cedera Kaki Prabowo Saat Terjun Payung Kopassus 1981 Hingga Kini Jalani Operasi Besar

AKURAT.CO Presiden terpilih dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, telah menjalani operasi besar pada kakinya yang pernah mengalami cedera.
Prosedur medis ini dilaksanakan di RSPPN Soedirman sekitar seminggu yang lalu.
"Selamat malam sahabat semua, saya ucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT beserta ucapan terima kasih kepada tim dokter yakni Brigjen TNI Purn dr. Robert Hutauruk, Kolonel dr. Sunaryo, dr. Siska Widayati, dibantu dengan dr. Thomas, dan seluruh perawat serta para tenaga medis di RSPPN Sudirman atas keberhasilan tindakan operasi besar yang dilakukan kepada saya," kata Prabowo lewat akun Instagram resminya @prabowo, pada Minggu (30/6/2024).
Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Polda Metro Jaya Naikkan Pangkat 1.274 Personel
Melalui akun Instagramnya pada Senin (1/7/2024), Prabowo Subianto mengungkapkan tentang cedera kakinya yang berasal dari kecelakaan terjun payung pada tahun 1980-an.
Menurut buku berjudul 'Sintong Panjaitan Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' yang ditulis oleh Hendro Subroto dan terbit pada tahun 2009, cedera kaki Prabowo terjadi saat bersama dengan mantan Danjen Kopassus, Letjen (Purn) Sintong Panjaitan.
Pada tahun 1981, Sintong dan Prabowo mengikuti latihan terjun payung Mobile Training Team (MTT) dari US Army's Special Forces yang anggotanya berasal dari tim terjun bebas Golden Knight.
Latihan MTT ini dilakukan untuk melatih terjun bebas bagi anggota Kopassus di Cijantung, Jakarta.
Dalam buku Hendro Subroto, disebutkan bahwa Sintong dan Prabowo mengalami cedera pada kaki mereka, tetapi Sintong harus segera menangani pembajakan pesawat DC-9 'Woyla'.
Akibat cedera, Sintong harus dirawat dan menggunakan tongkat.
Baca Juga: Level Taksonomi Marzano yang Tertinggi adalah Apa?
Menurut Hendro dalam bukunya, terjun bebas merupakan bagian rutin dalam latihan Kopassus.
Di sisi lain, Prabowo menyadari bahwa tindakan medis yang dijalani memiliki risiko tinggi.
Dia juga menyebutkan bahwa prosedur medis untuk mengatasi cedera kakinya membawa risiko bagi nyawanya.
Meskipun demikian, Prabowo bersyukur bahwa tim dokternya berhasil menjalankan tindakan medis dengan sukses.
Mantan Danjen Kopassus ini yakin bahwa ia akan pulih sepenuhnya dan kembali sehat seperti semula.
"Puji syukur 1 minggu lalu tim dokter berhasil melakukan tindakan medis untuk memulihkan cidera yang saya alami selama ini. InsyaAllah dengan kondisi sehat walafiat kedepan saya semakin siap untuk berbakti dan mengabdi untuk Negara dan Rakyat Indonesia," tulis Prabowo dalam unggahannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









