Kapolri Lepas Mudik Gratis Polri Presisi 2024, Berangkatkan 58 Ribu Pemudik

AKURAT.CO Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas keberangkatan mudik gratis Polri Presisi 2024. Sebanyak 20 ribu pemudik diberangkatkan dengan tujuan empat provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta.
Sigit mengatakan, program mudik gratis Polri Presisi ini merupakan tindak lanjut dari apa yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar pelaksanaan mudik pada tahun ini berjalan aman dan lancar.
Baca Juga: Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, Pupuk Kaltim Fasilitasi 280 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
"Hari ini kami dari kepolisian dan dari kementerian atau lembaga yang lain pun melaksanakan hal yang sama, yaitu mudik gratis," kata Sigit di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4/2024).
Pada tahun ini program mudik gratis Polri Presisi digelar pada 17 provinsi secara bersamaan dengan jumlah penumpang mudik 58 ribu dan menggunakan 1.117 kendaraan.
Dirinya bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga melakukan pengecekan terhadap pengemudi maupun penumpangnya.
"Jadi sebelum berangkat dilakukan pengecekan bebas narkoba, alkohol dan pemeriksaan kesehatan. Semua untuk memastikan pada saat membawa kendaraan semuanya dalam keadaan sehat. Tentunya rata-rata tadi kita menyapa pemudik semuanya berbahagia senang dan berharap mudik kali ini juga lancar dan cepat sampai tujuan masing-masing," tambahnya.
Masyarakat yang ikut dalam program mudik gratis Polri Presisi 2024 telah mendaftar baik secara online maupun mendatangi langsung kantor Samsat.
Baca Juga: Butuh Persiapan, Simak Tips Mudik Sehat dari Dokter
Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan, pendaftaran online mudik gratis ini langsung ludes ketika mulai dibuka. Hal itu lantaran tingginya animo masyarakat untuk ikut dalam program tersebut.
Oleh karena itu, Sigit menyatakan bakal melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk membahas penambahan kuota mudik gratis bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan kita akan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait. Mudah-mudahan masih ada slot. Karena kita lihat langsung penuh. Mudah-mudahan bisa ada penambahan, jadi kita harapkan semua bisa terlayani dengan baik, untuk mengurangi beban masyarakat, terutama yang ingin menggunakan kendaraan pribadi," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









