AKURAT.CO Komisi I DPR mentetujui pembahasan traktat pelarangan senjata nuklir (Treaty on the Prohibition of Nuclear Weapon/TPNW) disahkan melalui rapat paripurna. Keputusan ini diambil setelah Komisi I DPR menggelar rapat kerja bersama Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Hukum dan HAM.
Wakil Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto menyebutkan, pembahasan RUU TPNW nantinya bakal diundangkan melalui rapat paripurna.
“Alhamdulillah dengan disetujuinya RUU TPNW di perundingan tingkat satu, selanjutnya dibawa ke pembicaraan tingkat dua, pada rapat paripurna untuk disetujui menjadi undang-undang,” kata Utut dalam ruang rapat Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/10/2023).
Baca Juga: ASEAN Dorong Pemusnahan Senjata Nuklir
RUU TPNW merupakan tindak lanjut penandatanganan traktat pelarangan senjata nuklir di Markas PBB, New York, AS, pada 21 September 2017. Indonesia bersama puluhan negara lainnya ikut menandatani traktat tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









