Akurat Logo

Ferdinand: Bioskop itu Tertutup Sekali, Sirkulasi Udara Kecil Nyaman Bagi Virus

| 28 Agustus 2020, 13:35 WIB
Ferdinand: Bioskop itu Tertutup Sekali, Sirkulasi Udara Kecil Nyaman Bagi Virus

AKURAT.CO, Politisi partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sepakat dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk tidak membolehkan bioskop kembali beroperasi di tengah pandemi Covid-19.

Ferdinand melihat kondisi bioskop yang menurutnya kedap udara dan tertutup. Menurutnya, ini berbahaya untuk masyarakat karena virus akan mudah tersebar.

"Saya sepakat dengan mas @ganjarpranowo, memang pengusaha bioskop akan merasakan beban nerat selama tutup. Saya pikir pemerintah bisa memikirkan ini dengan baik. Bioskop itu tertutup sekali, sirkulasi udara kecil, tentu nyaman bagi virus," tulis @FerdinandHaean3 di Twitter yang dikutip AKURAT.CO, Jumat (28/8/2020).

Seperti diketahui, Ganjar berbeda pandangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seputar kebijakan membolehkan bioskop kembali beroperasi.

Dalam hal ini, Ganjar justru menyarankan kepada para pengelola agar tidak membuka serentak bioskop saat pandemi COVID-19.

"Untuk Jawa Tengah ya hati-hati dulu, apalagi Kota Semarang, saya menyarankan jangan sekarang," kata Ganjar di Semarang, Kamis (27/8/2020).

Orang nomor satu di Jateng itu mewanti-wanti pengelola bioskop berhati-hati sebab masih banyak daerah di Jateng yang penyebaran COVID-19 masih cukup tinggi.

Kalau memang dipaksakan masuk dalam gedung bioskop seperti biasanya, Ganjar meminta pengelola mempersiapkan betul protokol kesehatannya.

"Juga kalau bisa dipasang UV di dalamnya, kalau itu semua dilengkapi, mungkin akan sedikit aman, jika tidak, maka potensi penularan COVID-19 di dalam gedung bioskop cukup tinggi karena posisinya yang tertutup rapat, dikhawatirkan virus akan mudah menyebar," ucapnya.

Kendati demikian, Ganjar mengizinkan dilakukan uji coba pembukaan bioskop di daerah-daerah yang sudah masuk zona hijau dan sudah dipersiapkan dengan baik protokol kesehatannya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.