Akurat

Pratikno Ungkap Progres Pascabencana: Hunian Mulai Dibangun, 90 Persen Jalan Nasional Pulih

Herry Supriyatna | 25 Desember 2025, 23:20 WIB
Pratikno Ungkap Progres Pascabencana: Hunian Mulai Dibangun, 90 Persen Jalan Nasional Pulih

AKURAT.CO Pemerintah terus mendorong percepatan penyediaan hunian serta pemulihan konektivitas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana sudah mulai berjalan dan terus dipercepat di tiga provinsi tersebut.

Hal itu disampaikan Pratikno dalam konferensi pers pembaruan penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera yang diikuti secara daring dari Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).

“Di Sumatera Barat, pembangunan huntara sudah berjalan di enam kabupaten/kota. Di Sumatera Utara, saat ini sudah berlangsung di tiga kabupaten/kota dan akan terus bertambah. Sementara di Aceh, pembangunan huntara sudah berjalan di satu kabupaten dan daerah lainnya masih dalam tahap persiapan,” ujar Pratikno.

Ia mengungkapkan, salah satu tantangan utama dalam percepatan pembangunan huntara adalah penyiapan lahan yang memadai.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak, khususnya bagi masyarakat yang harus direlokasi dari wilayah rawan bencana.

Baca Juga: 100 Juta Perjalanan Diprediksi Terjadi Saat Libur Nataru, Wisatawan Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

“Persiapan pembangunan hunian tetap terus dilakukan, termasuk hunian tetap mandiri yang dibangun di atas lahan milik warga terdampak. Seluruh proses ini kami percepat,” tuturnya.

Terkait pemulihan konektivitas, Pratikno menyampaikan bahwa sebagian besar ruas jalan nasional yang terdampak bencana kini telah kembali berfungsi.

“Dari total 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sebanyak 72 ruas atau hampir 90 persen sudah kembali dapat dilalui,” jelasnya.

Sementara itu, sembilan ruas jalan lainnya masih dalam proses penanganan dan terus dikebut agar distribusi logistik serta layanan darurat dapat berjalan lancar.

“Sembilan ruas jalan yang tersisa masih dalam proses percepatan. Penanganannya terus dilakukan tanpa henti agar konektivitas, distribusi bantuan, dan akses layanan darurat semakin lancar,” pungkas Pratikno.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.