Menkop Budi: Kopdes Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Lokal yang Mandiri dan Tangguh

AKURAT.CO Pemerintah terus mendorong program pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari strategi membangun ekonomi kerakyatan berbasis komunitas lokal.
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menegaskan, koperasi tersebut bukan sekadar proyek administratif, melainkan diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Budi Arie mengatakan, koperasi desa harus tumbuh sebagai entitas usaha rakyat yang mandiri, mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan desa menghadapi krisis pangan dan ketimpangan ekonomi.
“Kita ingin koperasi desa bukan hanya hadir di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi pilar ekonomi lokal yang hidup, efisien, dan berdampak nyata,” kata Budi Arie dalam audiensi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (19/5).
Baca Juga: BUMN dan Himbara Dorong Kopdes Merah Putih Lewat Skema Plafon Usaha
Untuk memastikan keberhasilan program ini, Kemenkop menggandeng KPK dalam mendampingi pelaksanaan dari hulu ke hilir. Kolaborasi tersebut juga mencakup penguatan kontrol internal serta koordinasi bersama Satuan Tugas Nasional Kopdes Merah Putih.
Menurut Budi, skala besar program ini menghadirkan tantangan tata kelola yang signifikan. Oleh karena itu, perlu ada pendampingan intensif agar koperasi tidak menjadi alat semata bagi penyerapan anggaran, tetapi benar-benar mampu menjalankan fungsi kewirausahaan sosial di tingkat desa.
"Empat langkah utama yang disiapkan Kemenkop untuk menjaga keberlangsungan dan kredibilitas program antara lain pembentukan Tim Koordinasi Pengawasan bersama KPK, integrasi sistem pelaporan berbasis risiko, pelatihan antikorupsi bagi pelaksana program, dan penandatanganan nota kesepahaman antar lembaga sebagai payung hukum kolaborasi lintas sektor," paparnya.
Baca Juga: Bakal Beroperasi Oktober 2025, Pemerintah Pastikan 80.000 Kopdes Punya Payung Hukum Kuat
Budi Arie juga berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi model pembangunan ekonomi kerakyatan nasional yang tidak hanya efektif secara ekonomi, tetapi juga kuat secara kelembagaan dan etika publik.
“Kita butuh koperasi yang bukan hanya mendatangkan kesejahteraan, tapi juga menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November









