Akurat

Cakupan Air Bersih di Jakarta Ditargetkan Tembus 90 Persen pada 2026

Citra Puspitaningrum | 8 Januari 2026, 18:01 WIB
Cakupan Air Bersih di Jakarta Ditargetkan Tembus 90 Persen pada 2026

AKURAT.CO PAM Jaya ditargetkan dapat mempercepat perluasan akses air bersih hingga menjangkau 90 persen wilayah Jakarta pada tahun 2026.

Saat ini, cakupan layanan air bersih PAM Jaya telah mencapai 80,5 persen hingga 2025.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan optimismenya atas target tersebut saat menghadiri peresmian Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya di eks Gedung Meter PAM Jaya, Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2026).

"Kalau bisa 90 persen di tahun 2026, saya yakin pada 2029 mudah-mudahan bisa 100 persen. Dengan kualitas air yang cukup baik," katanya.

Pramono mengapresiasi kinerja PAM Jaya yang semakin solid dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga Jakarta.

Dia juga menilai tata kelola perusahaan daerah tersebut semakin sehat setelah bertransformasi menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).

Seiring perbaikan kinerja, Pramono mendorong PAM Jaya untuk bersiap melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2027.

Menurutnya, langkah ini akan memperkuat transparansi dan profesionalisme perusahaan.

Baca Juga: Kolaborasi Aksi Kemanusiaan, Telkomsel Hadirkan Program Air Bersih, Dapur Umum untuk Warga Aceh Tamiang

"Saya berharap 2026 bisa dipersiapkan dengan baik dan maksimal 2027 sudah IPO 30 persen. Saya yakin PAM Jaya akan menjadi perusahaan yang sangat sehat," ujarnya.

Pramono berharap peningkatan layanan air bersih sudah mulai dirasakan warga Jakarta, terutama di wilayah yang sebelumnya mengalami krisis air. Dia optimistis PAM Jaya mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.

Pada kesempatan yang sama, Pramono meresmikan pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya yang akan dibangun setinggi 11 lantai dengan satu basement.

Gedung seluas 18.853,80 meter persegi ini menelan anggaran Rp259 miliar yang bersumber dari Penyertaan Modal Daerah (PMD).

Diharapkan gedung tersebut dapat menjadi pusat pengelolaan dan edukasi air berskala nasional.

"Saya berharap pusat edukasi air di tempat ini berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi besar. PAM Jaya harus terus berinovasi," kata Pramono.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan, pihaknya akan melakukan pemasangan pipa baru secara masif untuk mengejar target cakupan layanan air bersih.

Fokus perluasan diarahkan ke wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta perbatasan Depok.

Baca Juga: Warga Jaga Jakarta Deklarasi Dukung IPO PAM Jaya, Siap Lawan Hoaks dan Kawal Air Bersih

Menurut Arief, pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya menjadi bagian dari strategi percepatan perluasan jaringan perpipaan.

Gedung tersebut akan dilengkapi pusat koordinasi layanan air minum, pusat informasi pelanggan, ruang pelayanan publik, dan pusat edukasi air.

"Pusat edukasi air ini menjadi yang pertama di Indonesia. Kami ingin air bersih dikenalkan sejak dini kepada generasi muda, mulai dari tingkat SD hingga SMP," pungkasnya.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.