Efisiensi Anggaran, Pramono Anung Usulkan PON 2028 Digelar di Jakarta
Herry Supriyatna | 19 Desember 2025, 00:10 WIB

AKURAT.CO Gubernur Jakarta Pramono Anung mengusulkan agar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 digelar di Jakarta.
Dia menilai, Jakarta menjadi pilihan realistis karena pemerintah tidak perlu membangun fasilitas olahraga baru yang memakan waktu dan anggaran besar.
Pramono menyampaikan usulan tersebut kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Menurut dia, pengalaman penyelenggaraan PON di sejumlah daerah menunjukkan bahwa pembangunan sarana olahraga baru kerap menjadi beban anggaran.
"Saya sudah sampaikan kepada Pak Menpora, untuk PON tahun 2028 daripada susah-susah bangun fasilitas baru, sudahlah PON-nya di Jakarta," kata Pramono dalam acara Peluncuran Program Pelatihan Gig Economy bagi Gen Z dan Soft Launching AI Innovation Challenge di Gedung Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025).
Pramono menjelaskan, saat menjabat sebagai Sekretaris Presiden, dia terlibat dalam persiapan PON di Papua, Aceh, dan Sumatera Utara.
Dari pengalaman itu, Pramono menilai pembangunan venue olahraga membutuhkan proses panjang dan biaya yang tidak sedikit.
Karena itu, Pramono mengusulkan Jakarta sebagai tuan rumah PON 2028 dengan memanfaatkan fasilitas olahraga yang sudah tersedia dan siap pakai.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, langkah ini bertujuan mengefisienkan anggaran tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut.
Meski digelar di Jakarta, Pramono menekankan identitas daerah lain tetap bisa diakomodasi.
Menurut dia, nama PON tetap dapat mengusung provinsi lain, sementara Jakarta berperan sebagai fasilitator.
"Namanya mau PON NTT, NTB, monggo. Kami fasilitasi untuk itu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










