Pluit Junction Mal Ditutup Sementara, Bakal Jadi Pusat Kendaraan Listrik Nasional

AKURAT.CO PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro resmi menutup operasional Pluit Junction Mal di Jalan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, sejak 30 April 2025. Penutupan ini bukan tanpa alasan. Jakpro tengah melakukan renovasi besar-besaran guna mengubah fungsi pusat perbelanjaan tersebut menjadi EV Indonesia Center, sebuah pusat ritel dan edukasi kendaraan listrik pertama di Indonesia.
Baca Juga: Sekolah Tarakanita Pluit Gelar Kegiatan Kewirausahaan di Bay Walk Mall
Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro, Dian Takdir Badrsyah, menjelaskan bahwa langkah transformasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik secara nasional.
“Pluit Junction Mal akan kembali hadir dengan konsep baru sebagai EV Indonesia Center, yang tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik mengenai kendaraan ramah lingkungan,” kata Dian dalam keterangan resminya, Jumat (9/5/2025).
Mendukung Ekosistem EV Nasional
Transformasi ini selaras dengan target nasional untuk menghadirkan dua juta unit kendaraan listrik pada tahun 2025.
Pemerintah tengah gencar membangun infrastruktur dan ekosistem yang menunjang penggunaan kendaraan bertenaga listrik, sebagai bagian dari komitmen mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi hijau.
EV Indonesia Center dirancang sebagai ruang multifungsi yang tidak hanya berfungsi sebagai showroom kendaraan listrik, tetapi juga dilengkapi charging station, layanan purna jual, hingga area edukasi yang ramah bagi anak dan keluarga.
Jakpro berharap, konsep baru ini mampu menarik minat masyarakat untuk lebih mengenal teknologi kendaraan listrik sekaligus mendorong adopsinya secara luas.
“Kami ingin menjadikan EV Indonesia Center sebagai destinasi yang informatif sekaligus menarik bagi publik,” ujar Dian.
Baca Juga: EPA : Hyundai Ioniq Kendaraan Ramah Lingkungan Paling Hemat Energi di AS
Hotel Tetap Beroperasi, Mal Nyaris Sepi
Kendati pusat perbelanjaan ditutup total, operasional Hotel Fave yang menempati bagian atas gedung tetap berjalan seperti biasa.
Satu-satunya pintu masuk yang masih dibuka berada di sisi utara gedung, yang menjadi akses menuju hotel. Di sekitar pintu tersebut, dua tenant masih bertahan beroperasi, yakni sebuah toko roti dan satu unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sementara itu, sebagian besar area dalam mal yang terdiri dari lima lantai kini tampak kosong dan tidak lagi beroperasi. Hampir seluruh pintu masuk telah dikunci rapat. Di pintu utama, tertempel pengumuman resmi dari pengelola yang berbunyi:
“Informasi penting, mohon maaf sehubungan dengan akan adanya beautifikasi, operasional mal akan ditutup per Rabu, 30 April 2025 jam 22.00 WIB. Terima kasih, sesuatu yang baru akan datang.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








