Akurat

Target 400 Juta Penumpang, Transjakarta Gaspol Wujudkan Mobilitas Jakarta Kota Global

Wahyu SK | 5 November 2025, 12:59 WIB
Target 400 Juta Penumpang, Transjakarta Gaspol Wujudkan Mobilitas Jakarta Kota Global

AKURAT.CO Langkah PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kian mantap menuju layanan publik berkelas dunia.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menyebut pihaknya menargetkan lebih dari 400 juta penumpang akan terlayani sepanjang tahun 2025. Target ini naik dari capaian 372 juta penumpang tahun lalu.

"Kalau tahun lalu kami melayani 372 juta pelanggan, tahun ini targetnya tembus di atas 400 juta. Sampai triwulan ketiga sudah 298 juta pelanggan. Kami optimistis capai target," katanya di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga: Banyak Penumpang Ngeluh Gagal Tap Tapi Saldo Terpotong, Pramono Sentil PT Transjakarta

Kinerja Transjakarta yang terus tumbuh menjadi bukti meningkatnya kepercayaan warga terhadap transportasi umum di Jakarta.

Di tengah padatnya arus kendaraan pribadi dan tekanan polusi, bus Transjakarta kini bukan sekadar pilihan ekonomis, melainkan simbol pergeseran budaya mobilitas warga kota besar.

Namun, Welfizon menegaskan, tantangan Transjakarta tidak lagi sekadar jumlah armada atau panjangnya koridor melainkan bagaimana membangun ekosistem mobilitas cerdas.

Baca Juga: Tarif Transjakarta Dikaji Ulang, Dishub Jakarta: Kami Pastikan Tak Akan Memberatkan Masyarakat

"Kita sudah tidak lagi bicara sekadar busway tapi bagaimana layanan ini menjadi bagian dari kota cerdas, di mana warga adalah pusatnya. Karena Transjakarta ini bukan hanya customer centric tapi citizen centric," ujarnya.

Transformasi ini tengah berjalan seiring dengan upaya pemprov menjadikan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berorientasi pada keberlanjutan.

Di lapangan, Transjakarta mulai memperluas integrasi layanan dengan moda lain seperti MRT, LRT dan JakLingko. Pengembangan sistem digital pembayaran, pelacakan bus secara real time serta peningkatan fasilitas halte ramah disabilitas menjadi bagian dari konsep smart mobility yang tengah digarap serius.

Baca Juga: Tarif Transjakarta Bakal Naik, Pramono: 15 Golongan Masyarakat Tetap Gratis

"Fondasi mobilitas (Transjakarta) cerdas inilah yang akan menopang wajah Jakarta baru lebih efisien, bersih dan manusiawi," pungkas Welfizon.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.