Rano Karno Naik Perahu Karet, PDIP: Keberpihakan Masyarakat Tak Bisa Diukur dari Gimik Basah-basahan

AKURAT.CO Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Dwi Rio Sambodo, memberikan tanggapan terkait penggunaan perahu karet oleh Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, saat meninjau banjir di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/3/2025).
Dia menilai, dalam menangani masalah banjir, fokus utama harus pada solusi yang konkret, bukan sekadar aksi simbolis.
"Saya pikir kita semua harus berpikir sesuai esensi. Apa yang dilakukan oleh Pak Wakil dalam penanggulangan korban banjir? Apakah cepat dan tanggap, atau hanya sekadar lip service saja?" ujar Rio, Minggu (9/3/2025).
Baca Juga: Rano Karno Tuai Kritik Usai Naik Perahu Karet Saat Tinjau Banjir Lebak Bulus, Ini Kata DPRD DKI
Dia menambahkan, bahwa warga Jakarta membutuhkan penanggulangan banjir yang nyata dan efektif, bukan hanya wacana atau aksi gimik seperti naik perahu karet.
"Keberpihakan terhadap masyarakat tidak bisa diukur dari gimik basah-basahan saja," imbuhnya.
Dia menegaskan, yang perlu dinilai adalah kinerja pemerintah dalam menangani banjir, bukan soal apakah pejabat naik perahu karet atau jalan kaki.
"Sudah cukup warga menjadi korban wacana. Saya percaya warga Jakarta sudah semakin cerdas. Mereka tidak akan terprovokasi masalah gimik, karena mereka yang paling merasakan dampak dari kinerja atau gimik pejabatnya," ungkapnya.
Rio berharap agar penanganan banjir di Jakarta lebih terfokus pada solusi yang berkelanjutan dan efektif demi kesejahteraan warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









