Akurat

Banjir Rendam Lapas Cikarang: Narapidana Dievakuasi, Listrik Dipadamkan

Wahyu SK | 6 Maret 2025, 09:05 WIB
Banjir Rendam Lapas Cikarang: Narapidana Dievakuasi, Listrik Dipadamkan

AKURAT.CO Luapan air dari Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut Jawa) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.

Salah satu lokasi yang terdampak adalah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang, yang tergenang banjir sejak Selasa (4/3/2025) malam.

Akibat genangan air yang mencapai lutut orang dewasa di bagian depan lapas serta masuk ke dalam sel narapidana, pihak lapas segera mengevakuasi warga binaan ke tempat lebih aman.

Berikut beberapa fakta mengenai dampak dan penanganan banjir di Lapas Cikarang:

1. Keselamatan narapidana terjamin

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Mashudi, turun langsung ke lokasi untuk memastikan keamanan para narapidana. Selain itu, ia juga mengecek layanan dasar seperti makanan dan perawatan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan.

"Prioritas utama kami adalah memastikan keamanan warga binaan serta kelancaran layanan makanan dan perawatan kesehatan, terutama bagi mereka yang sakit," ujar Mashudi, Rabu (5/3/2025).

Baca Juga: Siklus Lima Tahunan, Banjir Bekasi Diprediksi Masih Terjadi di Pertengahan Maret 2025

2. Pemadaman listrik demi keamanan

Untuk menghindari risiko korsleting listrik atau bahaya lainnya, aliran listrik di Lapas Cikarang dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Cikarang yang berdekatan dengan lapas terpaksa dipadamkan.

Meski demikian, Mashudi menegaskan bahwa pelayanan terhadap para narapidana harus tetap berjalan dengan optimal.

"Meskipun kondisi sangat sulit akibat banjir dan penerangan terpaksa dipadamkan, keamanan dan pelayanan terhadap warga binaan tetap harus menjadi prioritas utama," jelasnya.

3. Evakuasi narapidana ke lokasi lebih aman

Demi keselamatan, sejumlah narapidana dari Lapas Cikarang telah dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi. Sementara itu, narapidana wanita dievakuasi ke Lapas Perempuan Bandung, Jawa Barat.

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan mereka tetap dalam kondisi aman hingga situasi kembali normal," kata Mashudi.

Baca Juga: Kunjungi Pos Pengungsian Warga Terdampak Banjir di GOR Otista, Pramono Tanggapi Keluhan Warga

4. Penyedotan air dan pemulihan

Untuk mengatasi banjir, pihak Lapas Cikarang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PLN, BMKG dan Polres Metro Bekasi. Bantuan juga datang dari Brimob yang mengerahkan 10 personel serta menyediakan perahu karet guna membantu evakuasi.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut membantu dengan menyalurkan alat penyedot air guna mempercepat proses pembuangan air ke area yang lebih rendah di luar lapas.

Mashudi menegaskan bahwa hingga saat ini situasi tetap kondusif dan terkendali.

"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani dampak banjir ini. Mohon doa agar kondisi segera kembali normal," pungkasnya.

Banjir yang melanda Lapas Cikarang menjadi pengingat pentingnya sistem drainase yang lebih baik untuk menghindari bencana serupa di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
W
Editor
Wahyu SK