Akurat

Pemprov Jakarta Kerahkan Seluruh Perangkat Pengendalian Banjir Antisipasi Cuaca Ekstrem

Citra Puspitaningrum | 20 November 2025, 17:15 WIB
Pemprov Jakarta Kerahkan Seluruh Perangkat Pengendalian Banjir Antisipasi Cuaca Ekstrem

 

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bergerak cepat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Dari bantaran sungai hingga pesisir utara, seluruh perangkat pengendalian banjir dikerahkan dalam kesiapsiagaan penuh untuk meredam banjir.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengatakan mitigasi banjir bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kerja kolaboratif yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kesiapan infrastruktur.

"Kami memastikan seluruh perangkat pengendalian banjir dapat berfungsi optimal, baik sebelum, saat, maupun setelah hujan intensitas tinggi," kata Ika di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga: Jakarta Kembali Dikepung Banjir, 16 RT dan 3 Ruas Jalan Terendam

Pemprov Jakarta menyiagakan 560 pompa stasioner di 191 lokasi serta 627 pompa mobile, yang tersebar di seluruh wilayah administrasi. Pompa-pompa mobile itu disiapkan untuk menjangkau titik-titik genangan yang luput dari layanan pompa stasioner.

Selain iti, pemeliharaan badan air dilakukan tanpa jeda. SDA mencatat telah mengeruk total 756.000 meter kubik sedimentasi di 1.876 titik, tersebar antara lain di:

- 786 titik di Jakarta Timur
- 546 titik di Jakarta Utara
- 290 titik di Jakarta Barat
- 161 titik di Jakarta Pusat
- 93 titik di Jakarta Selatan

Sebanyak 258 unit excavator dan 449 dump truck diturunkan untuk memperlancar pekerjaan itu. Penerapan Nature-Based Solutions (NBS) juga mulai diperkuat dalam pembangunan waduk, situ, dan embung.

Baca Juga: Saudi Siaga Banjir: Makkah–Madinah Masuk Zona Waspada Cuaca Ekstrem

Sementara di kawasan pesisir Jakarta Utara, pertahanan dipertebal. Rumah pompa dan pintu air mulai dari Pintu Air Marina hingga Rumah Pompa Polder Kamal disiagakan untuk menghadang potensi banjir rob yang kerap datang.

Tak kurang dari 3.908 personel Pasukan Biru disebar, untuk memastikan aliran air tetap lancar dan memberikan respons cepat bila genangan muncul. 

"Mereka berjaga sebagai ujung tombak di lapangan, memastikan kesiapan infrastruktur berjalan seirama dengan dinamika cuaca," ujarnya.

Ika berharap, langkah-langkah mitigasi ini mampu menekan dampak banjir sekaligus menjaga aktivitas warga tetap aman. Dia mengingatkan masyarakat, agar meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang berada di wilayah rawan.

"Kami mengajak masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bersama," tuturnya.

Informasi mengenai kondisi gelombang laut dan banjir rob dapat dipantau melalui situs BPBD, aplikasi JAKI, serta layanan darurat 112 bagi warga yang membutuhkan penanganan cepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.