Heru Budi Hartono Disebut Layak Pimpin Jakarta

AKURAT.CO Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Mohammad Ihsan mengapresiasi kinerja Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta selama ini sudah bagus dan layak dipertahankan.
Ihsan menyebut, orang yang saat ini menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut sebagi sosok yang cukup layak untuk melanjutkan kepemimpinan di DKI Jakarta.
"Pak Heru sangat layak, terpenting dia didukung orang masyarakat Jakarta dan dia mampu melanjutkan program yang sudah dibangun oleh pendahulunya serta membuat terobosan untuk kebaikan ke depan," ujarnya dikutip Senin (6/5/2024).
Baca Juga: Perdagangan Saham Pekan Ini Lebih Singkat, Analis Waspadai 3 Sentimen Berikut
Lanjut Ihsan, mengenai kinerja Heru saat ini mulai dari penanganan banjir, kemacetan hingga pembangunan di Jakarta dirasa sudah cukup baik dan berjalan dengan lancar, sehingga masyarakat dinilai cukup puas akan kinerjanya kurang lebih selama dua tahun ini.
"Kalau kita ambil contoh penangan banjir, saat ini dia sudah bangun beberapa gorong-gorong besar yang sangat efektif membantu penanganan genangan di Jakarta. Maka itu dia saya nilai layak untuk melanjutkan kepemimpinan di DKI Jakarta," ucapnya.
Kemudian, mengenai Pilkada yang sebentar lagi akan berlangsung, orang nomor satu di Forkabi tersebut juga menyebut, organisasinya berada pada posisi netral atau tidak memihak kesiapapun.
Hal tersebut dikarenakan sampai saat ini Forkabi tetap tegak lurus dan bergandengan tangan bersama pemerintahan yang sah.
Baca Juga: Hadapi Bonus Demografi, Jokowi Ingin Dokter Spesialis di Indonesia Meningkat dan Merata
Ia berharap, keberlangsungan Pilkada DKI Jakarta nantinya dapat berjalan dengan lancar sesuai aturan yang berlaku. Terutama masyarakat Betawi, ia mengimbau untuk menjaga kerukunan, kekondusifan dan keharmonisan Jakarta.
"Tentunya kita berharap nantinya pemenang Pilkada harus memperhatikan kaum Betawi, terutama dalam menempatkan pimpinan-pimpinan disetiap lini sektor pemerintahan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










