Akurat

Usai Demo DPR, Pramono: Stok Pangan di Jakarta Aman, 2.829 Sekolah Terapkan PJJ

Herry Supriyatna | 1 September 2025, 22:54 WIB
Usai Demo DPR, Pramono: Stok Pangan di Jakarta Aman, 2.829 Sekolah Terapkan PJJ

AKURAT.CO Gubernur Provinsi Jakarta, Pramono Anung, memastikan ketersediaan bahan pangan di ibu kota tetap aman pasca-aksi unjuk rasa yang mengguncang Jakarta beberapa hari terakhir.

Kepastian itu disampaikannya usai memimpin rapat khusus bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota, Senin (1/9/2025).

“Kemarin sempat beredar rumor bahwa pangan akan menjadi masalah. Di Jakarta pangan cukup, bahkan sampai dengan akhir Oktober kalau tidak ada sesuatu, pangan di Jakarta sangat mencukupi,” tegas Pramono.

Selain soal pangan, Gubernur juga menekankan bahwa proses pendidikan anak-anak Jakarta tidak boleh terhenti. Pemprov melalui Dinas Pendidikan memberikan fleksibilitas bagi sekolah untuk menentukan metode pembelajaran sesuai kondisi masing-masing.

Data menunjukkan, sebanyak 2.829 sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ), 2.439 sekolah tetap tatap muka, dan 346 sekolah menjalankan sistem hybrid.

“Kenapa ini dilakukan? Karena bagaimana pun supaya proses pendidikan di Jakarta tidak terganggu,” jelas Pramono.

Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi, Chico Hakim, menambahkan bahwa keputusan metode belajar harus melalui komunikasi intensif dengan orang tua, wali murid, serta komite sekolah.

Baca Juga: Menko Polkam: Situasi Nasional Berangsur Normal, Negara Hadir Lindungi Rakyat

“Intinya, kami ingin memastikan tidak ada hak anak atas pendidikan yang terhenti. Fleksibilitas ini diberikan untuk menjamin keselamatan sekaligus kelancaran proses belajar,” ucap Chico.

Di sisi lain, Pramono mengapresiasi pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day pada Minggu lalu yang tetap berjalan lancar berkat koordinasi solid Forkopimda.

Namun, ia juga mengakui dampak kericuhan tidak kecil. Tercatat 716 orang menjadi korban dalam unjuk rasa, dan seluruh biaya perawatan serta pengobatan dipastikan ditanggung penuh oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Semua biaya korban ditanggung sepenuhnya oleh Pemda DKI Jakarta,” tandas Pramono.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.