Akurat

Gubernur DKI Jakarta Jangan dari Orang Partai, Pengamat: Biar Fokus Kerja

Atikah Umiyani | 4 Maret 2024, 09:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Jangan dari Orang Partai, Pengamat: Biar Fokus Kerja
AKURAT.CO Pakar kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai, Gubernur DKI Jakarta lebih cocok jika diisi oleh sosok yang tidak memiliki latar belakang partai politik atau non parpol.
 
Ia menilai, Jakarta butuh sosok profesional agar bisa fokus bekerja tanpa memikirkan kepentingan untuk kelompoknya. Karenanya, ia juga setuju jika Gubernur DKI dipilih berdasarkan penunjukkan bukan melalui pemilihan langsung atau pilkada.
 
"Kalau saya setuju non partai yang profesional, karena ini orang yang mampu mendatangkan investasi, makanya saya gak setuju pakai pemilihan, lebih baik pakai penunjukkan supaya minim politisasi," kata Trubus kepada Akurat.co, Senin (4/3/2024).
 
 
Menurutnya, sosok profesional bisa lebih diharapkan untuk mengurus dan melakukan pembangunan di DKI Jakarta. Sehingga, sejumlah persoalan yang ada diharapkan bisa ditangani dan diatasi dengan baik.
 
"Jadi mereka ciptakan lapangan pekerjaan, kesejahteraan, tingkat perekonomian masyarakatnya punya daya beli, kalau orang parpol gak pernah mikirin gitu, parpol kan cuma mikirin kekuasaan doang," ucapnya.
 
Sementara, jika gubernurnya berasal dari partai politik, ia khawatir tingkat kepekaan dalam melihat suatu masalah akan berkurang dan membuat masyarakat menjadi lebih terabaikan.
 
 
"Masyarakat yang kekurangan beras, harga beras mahal, mana orang parpol mikirin harga beras mahal, nggak ada, dia hanya kekuasaan doang, jawabannya pun normatif gak solutif," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.