5 Fakta Ledakan Yang Terjadi Di Setiabudi

AKURAT.CO Terjadi ledakan di Jalan Perahu, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/10/2023) tepatnya pada pukul 13.45 WIB. Diketahui ledakan tersebut terjadi ketika seorang pekerja bangunan menggali tanah untuk membangun sebuah fondasi.
Bagaimana kronologi lengkap dari ledakan tersebut berasal dari apa? Berikut rangkuman terkait ledakan yang terjadi kemarin siang itu.
Ledakan diduga dari bom yang terkubur
Ledakan yang terjadi itu awalnya diidentifikasi oleh petugas damkar sebagai ledakan yang berasal dari septic tank. Namun kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam memastikan bahwa ledakan tersebut bukan berasal dari septic tank.
Kombes Ade Ary Syam menjelaskan bahwa ada sebuah bom yang tertanam di dalam tanah. Saat seorang pekerja menggali tanah, ia sempat melihat bongkahan berwarna putih di dalamnya. Namun tanpa ada rasa curiga, dia memukul benda tersebut dan akhirnya menimbulkan ledakan.
Baca Juga: Shell Shock Syndrome, Trauma Dari Ledakan Perang
Bom Dikubur di Kedalaman 2 Meter
Ade Ary Syam mengungkapkan bahwa benda berwarna putih terang ditemukan terkubur di dalam tanah dengan kedalaman sekitar 2 meter.
Namun, hingga saat ini timnya masih berusaha mendalami terkait benda yang meledak itu.
Tercium bau mesiu
Mesiu adalah bahan peledak yang sering digunakan dalam industri dan militer. Mesiu terbuat dari campuran senyawa kimia yang sangat reaktif, yang dapat menghasilkan ledakan kuat ketika terpicu dengan benar.
Mesiu ini biasanya digunakan dalam amunisi senjata api, peluru, dan bahan peledak militer.
Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (19/10/2023), Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan, Guntur Rahmat Mulyadi mengatakan. Bau mesiu sempat tercium di lokasi ledakan. Namun informasi lebih jelasnya masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Bom Meledak saat Upacara Pembabtisan di Gereja Kongo, 10 Tewas!
6 saksi sedang diselidiki
Terdapat 6 saksi di kejadian ledakan Setiabudi. Saksi tersebut kemudian diperiksa oleh Direktorat Researse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menerangkan, bahwa telah diterjunkan sejumlah tim untuk melakukan pemeriksaan penyebab ledakan tersebut.
1 Korban Jiwa Diautopsi
Dalam kejadian ledakan di Setiabudi itu, tragisnya memakan satu korban jiwa. Korban berinisal A yang melakukan pemukulan pada benda berwarna putih di lokasi kejadian.
Kemudian, polisi segera melakukan autopsi terhadap korban, dengan tujuan untuk mencari dan meneliti kandungan bahan peledak, serta serpihan-serpihan di tubuh korban.
Hengki Haryadi mengatakan akan bergerak ke RS Kramat jati. Dengan melakukan penelitian bersama kedokteran forensik di sana. (Ami Fatimatuz Zahro’)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








