Akurat

BPS: Tingkat Kemiskinan RI Turun ke 8,25 Persen di September 2025

M. Rahman | 5 Februari 2026, 16:49 WIB
BPS: Tingkat Kemiskinan RI Turun ke 8,25 Persen di September 2025

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin pada September 2025 sebesar 23,36 juta orang, turun 0,49 juta orang dari Maret 2025 dan turun 0,70 juta dari September 2024.

Persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 8,25%, turun 0,22 persen poin dari Maret 2025 dan turun 0,32 persen poin dari September 2024.

"Sejak Maret 2023 sampai dengan September 2025, jumlah dan tingkat kemiskinan terus mengalami penurunan," ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Tingkat Kemiskinan Maret 2024 9,03 Persen, BKF: Terendah Dalam 10 Tahun

Dirinci, persentase penduduk miskin di perkotaan pada September 2025 sebesar 6,60%, naik dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 6,73%. Sementara itu, persentase penduduk miskin di perdesaan pada September 2025 sebesar 10,72%, turun dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 11,03%.

Dibanding Maret 2025, jumlah penduduk miskin di perkotaan pada September 2025 berkurang sebanyak 0,09 juta orang (dari 11,27 juta orang pada Maret 2025 menjadi 11,18 juta orang pada September 2025).

Sementara itu, pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin di perdesaan berkurang sebanyak 0,40 juta orang (dari 12,58 juta orang pada Maret 2025 menjadi 12,18 juta orang pada September 2025).

"Garis kemiskinan per kapita perlu diterjemahkan menjadi garis kemiskinan per rumah tangga. Oleh sebab itu, pada September 2025, secara rata-rata, satu rumah tangga miskin di Indonesia terdapat 4,76 anggota keluarga. Sehingga, garis kemiskinan per rumah tangga miskin adalah sebesar Rp3.053.269 per bulan," tuturnya.

Rasio Ketimpangan Melandai ke 0,363

Sementara itu rasio ketimpangan pengeluaran penduduk atau dikenal dengan gini ratio RI per September 2025 melandai ke 0,363. Angka ini turun 0,012 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2025 yang sebesar 0,375 dan turun 0,018 poin jika dibandingkan dengan gini ratio September 2024 yang sebesar 0,381.

Gini ratio di daerah perkotaan pada September 2025 tercatat sebesar 0,383; turun dibanding gini ratio Maret 2025 yang sebesar 0,395 dan gini ratio September 2024 yang sebesar 0,402.

Gini ratio di daerah perdesaan pada September 2025 tercatat sebesar 0,295; turun dibanding gini ratio Maret 2025 yang sebesar 0,299 dan gini ratio September 2024 yang sebesar 0,308.

Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, pada September 2025, distribusi pengeluaran pada kelompok penduduk 40% terbawah adalah sebesar 19,28%. Jika dirinci berdasarkan daerah, di daerah perkotaan angkanya sebesar 18,32% sementara untuk daerah perdesaan sebesar 22,09%.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa