Efek Nataru Bikin Ekonomi Meletup! Pemerintah Prediksi Kuartal IV Bakal Pecah Rekor

AKURAT.CO Aktivitas konsumsi masyarakat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diperkirakan menjadi motor utama pendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025.
Pemerintah melihat tren mobilitas yang terus meningkat akan berdampak langsung pada penguatan sektor konsumsi rumah tangga, yang merupakan komponen terbesar dalam struktur PDB.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pola belanja masyarakat di akhir tahun selalu memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi.
Tahun ini, momentum tersebut diperkuat oleh penyaluran bantuan sosial dan realisasi belanja pemerintah yang meningkat.
Baca Juga: Bos Kadin: Transformasi AI Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
“Berbagai program bansos dan mobilitas masyarakat selama Nataru diperkirakan memberi dorongan tambahan bagi konsumsi domestik,” jelas Airlangga.
Ia menambahkan bahwa konsumsi rumah tangga yang stabil, ditambah peningkatan belanja pemerintah, memberi ruang bagi pertumbuhan berada di kisaran 5,4–5,6% pada kuartal IV.
Optimisme ini muncul setelah BPS mencatat pertumbuhan ekonomi mencapai 5,04% (yoy) pada kuartal III 2025.
Sebelumnya, konsumsi rumah tangga, ekspor, dan PMTB menjadi penopang utama pertumbuhan sepanjang 2025. Dengan momen Nataru yang diperkirakan lebih ramai dibanding tahun sebelumnya, pemerintah menilai kontribusi sektor konsumsi akan semakin kuat.
"Jika realisasi sesuai proyeksi, kuartal IV berpeluang menjadi periode pertumbuhan tertinggi sepanjang tahun," ucapnya kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









