Mengapa Suku Bunga Tinggi Bisa Tekan Inflasi? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Ketika harga barang kebutuhan pokok melonjak dan biaya hidup terasa semakin berat, salah satu langkah yang biasanya diambil oleh bank sentral adalah dengan menaikkan suku bunga acuan.
Tapi, mengapa kebijakan ini justru dianggap bisa membantu menurunkan inflasi, padahal suku bunga tinggi seringkali membuat pinjaman dan cicilan jadi lebih mahal? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Hubungan Suku Bunga dan Inflasi
Secara sederhana, suku bunga adalah harga dari uang. Ketika bank sentral menaikkan suku bunga, otomatis biaya pinjaman uang akan ikut meningkat, baik untuk individu, perusahaan, maupun lembaga keuangan. Akibatnya, orang cenderung mengurangi pinjaman dan menunda konsumsi besar seperti membeli rumah atau mobil.
Baca Juga: BI Rate Turun Jadi 4,75 Persen, Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Langkah ini membuat perputaran uang di masyarakat jadi melambat, permintaan terhadap barang dan jasa menurun, serta tekanan kenaikan harga pun mulai berkurang. Itulah sebabnya suku bunga tinggi sering digunakan sebagai alat untuk mengendalikan inflasi yang sedang meningkat.
Bagaimana Cara Kerjanya dalam Ekonomi?
Ketika bank sentral seperti Bank Indonesia (BI) atau Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan, bank-bank komersial akan menyesuaikan suku bunga pinjaman mereka. Misalnya, bunga KPR, kredit usaha, dan kartu kredit akan naik.
Oleh karena itu, masyarakat dan pelaku usaha cenderung mengurangi belanja dan investasi karena biaya pinjaman lebih tinggi. Dalam jangka waktu tertentu, hal ini dapat menurunkan permintaan agregat, yakni total permintaan terhadap barang dan jasa di suatu negara.
Ketika permintaan menurun, pelaku usaha akan mengurangi kenaikan harga, sehingga inflasi perlahan menurun dan ekonomi kembali stabil.
Mengapa Kebijakan Ini Dianggap Efektif?
Menurut beberapa analisis ekonomi internasional, menaikkan suku bunga adalah langkah paling cepat dan terukur dalam menahan inflasi. Bank for International Settlements (BIS) menilai bahwa penundaan menaikkan suku bunga justru bisa memperburuk inflasi karena ekspektasi masyarakat terhadap harga masa depan ikut meningkat.
Dengan menaikkan suku bunga secara tepat waktu, bank sentral memberikan sinyal bahwa mereka bersungguh-sungguh mengendalikan inflasi. Hal ini bisa menurunkan ekspektasi inflasi masyarakat dan membantu menstabilkan pasar keuangan.
Apakah Ada Dampak Negatifnya?
Tentu saja, suku bunga yang tinggi tidak selalu tanpa konsekuensi. Kenaikan bunga pinjaman bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi karena konsumsi dan investasi berkurang. Bagi masyarakat, beban cicilan juga bisa meningkat, terutama untuk kredit rumah atau kendaraan.
Namun, kebijakan ini dianggap lebih baik dilakukan lebih awal daripada terlambat. Jika inflasi dibiarkan terus naik, daya beli masyarakat bisa menurun drastis dan memicu ketidakstabilan ekonomi yang jauh lebih parah.
Suku bunga tinggi merupakan alat utama bank sentral untuk menekan inflasi karena secara langsung dapat memengaruhi perilaku konsumsi dan investasi masyarakat. Dengan menurunkan permintaan terhadap barang dan jasa, laju kenaikan harga bisa dikendalikan dan stabilitas ekonomi suatu negara dapat terjaga.
Laporan: Nadira Maia Arziki/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









