Tarif Eksesif Cukai Hasil Tembakau, Misbakhun: Tak Adil
Hefriday | 25 September 2025, 10:16 WIB

AKURAT.CO Beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dibuat kaget dengan tingginya tarif cukai hasil tembakau.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun kembali menyuarakan kritik terhadap kebijakan cukai rokok di Indonesia. Menurut Misbakhun, pemerintah telah memperlakukan industri hasil tembakau (IHT) secara tidak adil dengan menerapkan tarif cukai yang terlalu tinggi, sangat tinggi, dan bersifat sangat eksesif.
Misbakhun mengingatkan bahwa sejak ia pertama kali menjadi anggota DPR yang kini sudah memasuki periode keempat, ia selalu memperingatkan tentang ketidakadilan ini.
"Pemerintah memperlakukan tidak adil terhadap industri hasil tembakau kita, terlalu tinggi, sangat tinggi, dan itu bersifat sangat eksesif terhadap apa? Terhadap industri hasil tembakau," ujarnya dikutip dari diskusi Hotroom di sebuah kanal YouTube, Kamis (25/9/2025).
Misbakhun menjelaskan bahwa perlakuan tidak adil ini dirasakan luar biasa oleh IHT. Sebanyak 57% dari seluruh industri ini ditarik oleh pemerintah melalui cukai. Selain itu, dalam aspek perpajakan, mereka tidak bisa mengkreditkan semua beban biaya mereka. "Tidak semuanya bisa dibebankan," tambahnya.
Kondisi ini diperparah dengan kenaikan cukai setiap tahun, sehingga industri semakin tertekan. Meskipun menyadari aspek kesehatan, Misbakhun menekankan pentingnya menjaga keseimbangan sebagai negara.
"Keseimbangan antara penerimaan aspek fiskal tadi, kemudian penyediaan lapangan pekerjaan, dan kemudian aspek kesehatan, kita harus seimbang," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








