Akurat

Misbakhun Sabet Penghargaan Tokoh Integrator Kebijakan Ekonomi di Ajang detikcom Awards 2025

M. Rahman | 25 November 2025, 22:44 WIB
Misbakhun Sabet Penghargaan Tokoh Integrator Kebijakan Ekonomi di Ajang detikcom Awards 2025

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menerima penghargaan sebagai Tokoh Integrator Kebijakan Ekonomi dalam detikcom Awards 2025. Penyerahan penghargaan berlangsung di The Westin, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

detikcom Awards sendiri merupakan ajang apresiasi kepada individu, badan usaha, dan unsur pemerintah yang menorehkan prestasi dan memberikan dampak berarti bagi negeri.

"Tentunya penghargaan ini saya serahkan kembali kepada Partai Golkar yang telah menunjuk saya sebagai Ketua Komisi XI, terutama kepada Ketua Umum Pak Bahlil yang memberikan amanah kepada saya sehingga ditunjuk sebagai Ketua Komisi XI," ujar Misbkahun.

Penghargaan ini, lanjut politikus Partai Golkar itu, menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya untuk bisa lebih mengintegrasikan sektor keuangan dalam satu kebijakan strategis dan bermanfaat bagi seluruh rakyat sekaligus bisa mengembangkan industri ataupun lembaga di sektor keuangan bekerja lebih keras lagi demi kemajuan Tanah Air.

Baca Juga: Misbakhun: Buyback Saham BMRI Ikut Dongkrak Kepercayaan Publik terhadap Negara

"Tantangan saat ini di sektor keuangan memang tidak mudah karena tantangan di dalam ekonomi kita rasakan saat ini. Daya beli masyarakat menghadapi tantangan, transisi kekuasaan dan pola kebijakan harus disesuaikan kembali dengan keinginan visi misinya Bapak Presiden. Tentunya ini menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi dan memberikan daya dukung bagaimana sektor keuangan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi menjadi tantangan tersendiri," papar Misbakhun.

Menurut Misbakhun, berbagai kebijakan di sektor keuangan harus diintegrasikan dengan baik agar terjadi sinkronisasi dimana sektor keuangan memberikan kontribusi maksimal ke perekonomian nasional secara positif.

Misbakhun sendiri merupakan sosok yang secara langsung menjembatani kebijakan fiskal di bawah Kementerian Keuangan dan Bappenas dengan kebijakan moneter di bawah Bank Indonesia, OJK, dan LPS agar sinkron.

Selain menjembatani kebijakan, Misbakhun juga cukup aktif menjelaskan isu ekonomi yang kompleks dengan bahasa yang mudah dipahami publik. Ini membantu menjembatanı bahasa teknokratik dunia ekonomi ke ruang publik, dan patut diapresiasi dalam konteks edukasi kebijakan

Misbakhun juga kerap menyoroti bahwa pengawasan ekonomi harus dilihat sebagai satu ekosistem, mulai dari pajak, perbankan, hingga nilai tukar dan daya beli rakyat. Sikap ini mencerminkan pandangan integratif yang jarang muncul di tengah perdebatan politik yang cenderung sektoral. la melihat kebijakan ekonomi bukan sebagai kewenangan lembaga, tapi sebagai rantai kebijakan publik yang saling terkait.

Tidak hanya itu, dalam berbagai rapat dan pernyataan di media, Misbakhun juga lantang membicarakan bahwa integrasi kebijakan tidak cukup di atas kertas, harus terwujud dalam sinkronisasi program, seperti subsidi tepat sasaran, insentif fiskal bagi UMKM, dan reformasi sektor keuangan. Misbakhun dinilai berhasil mengarahkan diskursus ide kebijakan ekonomi ke implementasi dengan mekanisme pelaksanaan kebijakan yang lebih baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa