Akurat

CEO Citigroup: Pasar Modal Dunia Kembali Bergairah

Andi Syafriadi | 15 September 2025, 08:50 WIB
CEO Citigroup: Pasar Modal Dunia Kembali Bergairah

AKURAT.CO Aktivitas merger dan akuisisi (M&A) global menunjukkan pemulihan signifikan. CEO Citigroup Inc, Jane Fraser, menyebut meningkatnya kepercayaan diri korporasi Amerika Serikat (AS) menjadi motor penggerak utama.

Fraser menilai, ketidakpastian ekonomi AS yang sempat menghantui kini mereda setelah kebijakan fiskal dan moneter lebih jelas terlihat.

“Klien menjadi jauh lebih aktif di pasar modal, berinvestasi, dan membuat kesepakatan setelah ada kejelasan lebih lanjut mengenai pajak, tarif, dan deregulasi,” ujarnya mengutip dari laman Bloomberg TV.

Baca Juga: Peluangnya Naik jadi 35 Persen, Ancaman Resesi AS Kian Nyata

Data menunjukkan, sejak Juni 2025 nilai transaksi global telah menembus lebih dari USD1 triliun, melewati tren perlambatan yang biasanya terjadi di musim panas.

Goldman Sachs bahkan memperkirakan arus transaksi mencapai USD3,1 triliun tahun ini dan berpotensi menembus rekor USD3,9 triliun pada 2026.

Meski demikian, Fraser tetap berhati-hati. Ia menekankan kondisi pasar tenaga kerja masih perlu dicermati.

“Tidak semuanya cerah,” katanya, seraya menambahkan bahwa kemungkinan resesi AS tampak semakin kecil.

Optimisme Citigroup berbanding terbalik dengan sebagian pelaku pasar lain. CEO UBS Group AG, Sergio Ermotti menilai ketidakpastian terkait tarif global dan inflasi dapat menyulitkan prediksi kebijakan Federal Reserve.

Baca Juga: Pemerintah Awasi Sinyal Resesi AS

Sementara CEO Goldman Sachs, David Solomon, menyebut penurunan suku bunga The Fed sebaiknya tidak dilakukan terlalu cepat.

Bagi bank-bank besar Wall Street, dinamika ini justru menghadirkan peluang. Lonjakan aktivitas klien membuat bisnis investment banking kembali berdenyut setelah sempat lesu akibat volatilitas global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.