Waller Desak Pemangkasan Suku Bunga, Sinyal Pasar Tenaga Kerja kian Melemah

AKURAT.CO Deputi Gubernur Bank Sentral AS (The Fed), Christopher Waller, kembali menegaskan perlunya penurunan suku bunga pada pertemuan kebijakan akhir Juli.
Dirinya menyatakan siap menentang pandangan mayoritas rekan-rekannya apabila The Fed memilih mempertahankan suku bunga acuan.
Dikutip dari laman bloomberg, Waller menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga merupakan langkah mendesak mengingat kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang dinilainya mulai melemah, khususnya di sektor swasta.
“Sebagian besar pertumbuhan lapangan kerja bulan lalu terjadi di sektor publik. Itu artinya sektor swasta tidak dalam kondisi baik,” ujarnya.
Baca Juga: Trump Ingin Ganti Ketua The Fed, Ancaman Terhadap Independensi Menguat
Laporan ketenagakerjaan AS per Juni 2025 menunjukkan perlambatan signifikan di sektor swasta, baik dari sisi penciptaan lapangan kerja maupun upah.
Sementara tingkat pengangguran secara keseluruhan sedikit turun, pertumbuhan pekerjaan yang selama ini menjadi tumpuan pemulihan ekonomi menunjukkan gejala stagnasi.
Menurut Waller, inflasi masih berada dalam level terkendali, bahkan cenderung menurun pada Juni. Oleh karena itu dirinya menilai kekhawatiran sejumlah pihak terhadap dampak tarif baru terhadap inflasi terlalu dibesar-besarkan.
“Kenaikan harga karena tarif kemungkinan hanya bersifat sementara. Tidak ada indikasi ekspektasi inflasi melonjak,” katanya.
Baca Juga: Kevin Hassett Didorong Jadi Gubernur The Fed, Loyalitas Jadi Modal Utama
Penilaian Waller memperkuat argumen bahwa saat ini The Fed memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter guna mendorong daya beli dan mencegah pelemahan ekonomi lebih lanjut.
Diketahui, pasca pernyataan Waller pasar keuangan tekoreksi. Indeks dolar AS turun 0,3% ke titik terendah dalam sesi perdagangan, sementara imbal hasil obligasi pemerintah (Treasury yield) ikut menurun.
Investor kini melihat peluang penurunan suku bunga pada pertemuan September sebesar lebih dari 50%, sementara untuk pertemuan Juli, mayoritas pelaku pasar memperkirakan The Fed masih akan menahan suku bunga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja









