Ketidakpastian Tarif Ekspor AS Dinilai Hambat Pemulihan Ekonomi Jepang

AKURAT.CO Pemulihan ekonomi Jepang yang mulai menggeliat pascapandemi kembali terganggu oleh ketidakpastian kebijakan dagang Amerika Serikat.
Mengacu kepada hasil data resmi dari Kementerian Perindustrian Jepang dikutip dari laman reuters, menunjukkan bahwa produksi industri pada Mei 2025 hanya tumbuh 0,5% secara bulanan, jauh di bawah ekspektasi 3,5%.
Para produsen memperkirakan produksi hanya akan meningkat 0,3% pada Juni dan kembali turun 0,7% pada Juli. Ini mencerminkan tekanan lanjutan terhadap sektor manufaktur Jepang yang berorientasi ekspor.
Baca Juga: Bitcoin Turun Tipis Imbas Ancaman Tarif Trump ke Kanada
“Tidak hanya akibat kenaikan tarif, tapi juga karena perubahan arah kebijakan yang mendadak dari AS membuat dunia usaha ragu untuk mengekspansi produksi,” ucap Ekonom dari Nomura Research Institute, Takeshi Fujimoto.
Presiden Trump, lanjut Takeshi, menggandakan tarif baja dan aluminium menjadi 50% pada awal Juni, yang memperburuk tekanan terhadap sektor logam Jepang.
Meskipun output logam sempat tumbuh 1,9% sebelum tarif berlaku, industri kini bersiap menghadapi risiko penurunan tajam.
Lebih dari dua bulan sejak dimulainya pembicaraan, Jepang dan AS belum juga meraih kesepakatan dagang baru. Hal ini menjadi hambatan besar bagi Tokyo, yang menargetkan adanya paket kebijakan komprehensif, terutama untuk perlindungan industri otomotif domestik.
Baca Juga: Ketidakpastian Tarif Trump Hambat The Fed Tentukan Arah Suku Bunga
“Ini bukan hanya tentang angka produksi, tapi soal kepercayaan bisnis jangka panjang. Ketidakpastian tarif membuat investor enggan memperluas kapasitas,” ujar Fujimoto.
Dengan kondisi ini, Jepang terancam gagal menggenjot pertumbuhan ekonomi sesuai target pemerintah, dan akan membutuhkan strategi alternatif untuk menjaga stabilitas industri dalam negeri di tengah tekanan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan








