Akurat

Tuai Kritik Pedas dari Pelaku Usaha, Tarif Trump Jadi Bumerang?

Demi Ermansyah | 26 April 2025, 23:01 WIB
Tuai Kritik Pedas dari Pelaku Usaha, Tarif Trump Jadi Bumerang?

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah memberlakukan tarif tinggi pada barang-barang impor dari China, dengan alasan untuk melindungi industri domestik dan menekan praktik perdagangan yang dianggap tidak adil. 

Namun, langkah tersebur menuai kritik karena dianggap menciptakan ketidakpastian di pasar global dan domestik. Dalam wawancara dengan TIME, Trump mengklaim telah membuat 200 kesepakatan tarif dengan pemimpin asing dan menyatakan bahwa negosiasi dengan China sedang berlangsung. 
 
 
Namun, klaim tersebut dibantah oleh pejabat China yang menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan perdagangan yang sedang berlangsung antara kedua negara.
 
Dikutip dari Reuters, Sabtu (26/4/2025), kebijakan tarif Trump juga mendapat kritik dari para pelaku bisnis di AS.
 
Banyak perusahaan menghadapi kenaikan biaya produksi dan gangguan rantai pasokan akibat tarif yang tinggi. Konsumen juga merasakan dampaknya melalui kenaikan harga barang-barang impor. 
 
Meskipun Trump menyatakan bahwa tarif akan mendorong investasi domestik dan menciptakan lapangan kerja, data menunjukkan bahwa banyak perusahaan menunda investasi dan perekrutan karyawan baru karena ketidakpastian kebijakan perdagangan. 
 
Ketidakpastian ini juga mempengaruhi pasar keuangan global, dengan banyak investor yang khawatir terhadap dampak jangka panjang dari perang dagang ini.
 
Sementara itu, China tetap bersikap tegas namun terbuka untuk dialog. Mereka menekankan bahwa perang dagang tidak akan menghasilkan pemenang dan menyerukan kerja sama yang saling menguntungkan. 
 
Namun, China juga akan terus bersiap mengambil langkah-langkah balasan apabila AS terus meningkatkan tekanan melalui tarif. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.