Tarif Trump Makin Menggila, China Tawarkan Peluang Emas bagi Investor Asing

AKURAT.CO China kembali membuka pintu lebar-lebar bagi perusahaan asing untuk berinvestasi, mengembangkan pasar, dan berbagi peluang pembangunan.
Diketahui dalam sepekan terakhir, langkah China semakin jelas terlihat. Pertemuan para pemimpin China dengan perwakilan bisnis asing dan kehadiran CEO global di ajang China Development Forum 2025 di Beijing serta Boao
Forum for Asia Annual Conference 2025 di Hainan memperkuat dugaan bahwa Beijing tengah melakukan pendekatan intensif untuk membangkitkan kepercayaan investor asing.
"Perusahaan asing dan China telah saling menguntungkan di masa lalu, dan kami yakin akan terus menang bersama di masa depan," ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun dikutip dari laman reuters.
Baca Juga: Hindari Tarif Baru AS, Vietnam Beri Diskon Pajak Impor
Lebih lanjut Guo menegaskan bahwa China akan tetap berkomitmen untuk memperdalam reformasi, menjaga kebijakan yang stabil, serta menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif bagi investasi.
"China ingin menunjukkan bahwa ekonominya tetap menjadi lahan subur bagi investor. Dengan percepatan pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru dan perbaikan lingkungan bisnis, China berharap dapat mengundang lebih banyak modal asing," paparnya.
Namun sayangnya saat ini, lanjut Gao, kebijakan proteksionisme di beberapa negara Barat, terutama Amerika Serikat, serta ketegangan geopolitik masih menjadi tantangan besar bagi China dalam menarik investasi asing.
"Beberapa investor juga masih mempertimbangkan faktor risiko, mulai dari kebijakan regulasi hingga ketidakpastian ekonomi global," ucapnya.
Meskipun begitu China tampaknya ingin mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka tetap menjadi destinasi investasi yang menarik.
Baca Juga: Dampak Tarif AS, PM Australia Berharap Bertemu Trump
"Melalui dorongan reformasi dan janji stabilitas kebijakan, kami akan terus berusaha meyakinkan kepada dunia bahwa kami bukan hanya pasar yang besar, tetapi juga mitra bisnis yang bisa diandalkan," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








