Akurat

Imbas Trumpnomics, Proyeksi Ekonomi The Fed Jadi Lebih Kompleks

Demi Ermansyah | 21 Desember 2024, 14:58 WIB
Imbas Trumpnomics, Proyeksi Ekonomi The Fed Jadi Lebih Kompleks

AKURAT.CO Gubernur Federal Reserve Bank of New York, John Williams, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mulai memasukkan kebijakan-kebijakan yang diusulkan Presiden terpilih AS, Donald Trump, ke dalam proyeksi ekonomi pribadi. 

Dimana menurutnya, langkah ini penting untuk menghadapi ketidakpastian di tahun mendatang.  
 
"Dalam proyeksi saya, sudah ada beberapa pemikiran tentang kebijakan fiskal, imigrasi, dan lainnya. Hal itu menjadi kunci untuk memahami arah ekonomi," kata Williams dalam wawancara dengan CNBC, dikutip Sabtu (21/12/2024).  
 
Namun, Williams menekankan bahwa dampak dari kebijakan-kebijakan ini masih sulit diprediksi.
 
Beberapa ekonom mengkhawatirkan bahwa rencana Trump, seperti tarif impor yang lebih luas dan pembatasan imigrasi, dapat memicu inflasi atau menambah tekanan pada pasar tenaga kerja.  
 
 
Sementara itu, Gubernur The Fed Jerome Powell sebelumnya mengatakan bahwa sejumlah pejabat bank sentral sudah mulai memasukkan perubahan kebijakan fiskal ke dalam perkiraan mereka.  
 
The Fed sendiri baru saja menurunkan suku bunga sebesar 0,25% menjadi kisaran 4,25%-4,5%, penurunan ketiga berturut-turut. 
 
Namun, Powell memberi sinyal bahwa laju penurunan ini kemungkinan melambat, dengan proyeksi dua kali pemangkasan suku bunga pada 2025, berbeda dari empat kali yang diperkirakan sebelumnya.  
 
Dengan banyaknya ketidakpastian, Williams menekankan pentingnya The Fed untuk terus memantau data ekonomi dan menyesuaikan kebijakan demi menjaga stabilitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.