Akurat

Presiden Prabowo Dorong Pemanfaatan Blue Economy dalam KTT D-8 di Mesir

Atikah Umiyani | 20 Desember 2024, 09:10 WIB
Presiden Prabowo Dorong Pemanfaatan Blue Economy dalam KTT D-8 di Mesir

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 Summit yang berlangsung di The New Capital President Palace, Kairo, Mesir, Kamis (19/12/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya kolaborasi antarnegara anggota D-8 dalam memanfaatkan potensi sumber daya maritim guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Jika kita fokus memanfaatkan blue economy secara maksimal, perekonomian kita akan benar-benar kuat dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat kita,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Presiden juga menekankan perlunya persatuan di antara negara-negara anggota D-8 untuk menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi global yang kian kompleks.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Dorong Kesadaran Masyarakat terhadap Perubahan Iklim Lewat Khutbah Jumat

“Kita harus belajar dari situasi geopolitik saat ini. Tanpa persatuan dan kemampuan untuk mengatasi perbedaan, kita tidak bisa menjadi kuat,” tegasnya.

Prabowo mengajak negara-negara anggota D-8 untuk mengesampingkan perbedaan demi mencapai kemaslahatan bersama.

Menurutnya, integrasi dan kerja sama yang erat adalah kunci agar negara-negara berkembang tidak terjebak dalam eksploitasi global.

“Kita harus bekerja sama dan hidup berdampingan dengan perbedaan. Tanpa persatuan, kita akan menjadi lemah dan mudah dieksploitasi. Itulah pelajaran yang diajarkan oleh sejarah,” ungkap Prabowo.

Organisasi D-8 (Developing-8) merupakan wadah kerja sama pembangunan yang beranggotakan delapan negara berkembang, yaitu Indonesia, Mesir, Bangladesh, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Karier Hari Ini, 20 Desember 2024: Taurus Fokuslah untuk Tetap Produktif

KTT ini menjadi momentum strategis bagi para pemimpin untuk membahas solusi kolektif menghadapi dinamika global dan memanfaatkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.