Akurat

Daya Beli Kelas Menengah Melempem, Kredit ke UMKM Perlu Digenjot

Hefriday | 2 Oktober 2024, 17:06 WIB
Daya Beli Kelas Menengah Melempem, Kredit ke UMKM Perlu Digenjot

AKURAT.CO Penguatan akses pendanaan bagi UMKM menjadi salah satu solusi bagi fenomena pelemahan daya beli masyarakat kelas menengah. Pasalnya, jika UMKM tumbuh, pendapatan masyarakat juga tumbuh seiring berputarnya perekonomian.

Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, peningkatan akses kredit bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menjadi salah satu hal terpenting yang mesti dilakukan pemerinyah. Menurutnya, selama ini penyerapan kredit oleh sektor UMKM masih relatif rendah, yaitu sekitar 20%, padahal potensi pertumbuhannya masih sangat besar.

"Target utama kelompok masyarakat pengusaha terutama UMKM. Selama ini serapan kredit dari UMKM hanya sekitar 20%," ujar Esther saat dihubungi Akurat.co, Rabu (2/10/2024).

Baca Juga: Daya Beli Kelas Menengah Melemah, Pemerintah Bisa Lakukan Ini

Ia menjelaskan bahwa meningkatkan akses kredit bagi UMKM sangat penting agar mereka bisa berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Dengan mendapatkan dukungan keuangan yang lebih baik, UMKM dapat memperluas skala usaha mereka, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lapangan kerja baru.

"Masih bisa ditingkatkan, biar UMKM naik kelas juga," tambahnya.

Esther juga menekankan bahwa UMKM memiliki peran krusial dalam menopang perekonomian Indonesia, terutama di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Untuk itu, peningkatan akses kredit, baik melalui perbankan maupun lembaga keuangan lainnya, menjadi salah satu langkah penting agar UMKM dapat terus bertumbuh dan bertransformasi menjadi usaha yang lebih besar dan kompetitif di pasar global.

Diharapkan, pemerintah dan sektor perbankan dapat bekerja sama untuk menciptakan kebijakan yang mendukung peningkatan penyaluran kredit kepada UMKM, sehingga mereka dapat lebih mudah mengakses pembiayaan dan mempercepat proses kenaikan kelas usaha mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa