Produksi Domestik Lesu, Impor Batu Bara China Naik 11 Persen
Demi Ermansyah | 8 Juni 2024, 14:29 WIB

AKURAT.CO Impor batu bara China meningkat hingga 11% di bulan Mei lalu dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Mengacu kepada hasil laporan dari Bea Cukai Cina, peningkatan impor tersebut akibat menurunnya produksi domestik sehingga menyebabkan peningkatan pengiriman batu bara internasional.
Melalui lansiran Reuters impor batu bara oleh konsumen bahan bakar terbesar di dunia mencapai 43,82 juta ton pada bulan Mei lalu.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pada bulan Mei 2023 lalu sebanyak 39,58 juta ton pada Mei 2023. Namun, impor menurun 3% dari 45,25 juta ton di bulan April. Bahkan inspeksi keselamatan setelah kecelakaan pertambangan yang fatal telah membebani produksi tahun ini di pusat batubara kokas utama, Shanxi.
Sebagai informasi, impor batubara China dalam lima bulan pertama tahun ini mencapai 204,97 juta ton, meningkat 12,6% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Pertumbuhan impor ini tentunya mengejutkan, mengingat sebelumnya impor batu bara China diperkirakan tidak akan banyak berubah atau menurun di tahun 2024 meskipun ada peningkatan permintaan keseluruhan untuk bahan bakar yang berpolusi ini, menurut para pejabat dari industri, perusahaan listrik negara, dan para pedagang.
Pertumbuhan tipis dalam pengiriman oleh importir bahan bakar terbesar di dunia ini dapat menekan harga global dan memperburuk kekhawatiran akan kelebihan pasokan, dengan Indonesia, pengekspor batu bara terbesar di dunia, diperkirakan akan semakin meningkatkan ekspor dari level rekornya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










