Malam Ini Gubernur The Fed Rapat, Bakal Kirim Sinyal Dovish?

AKURAT.CO Pekan ini menjadi pekan yang sedikit mengkhawatirkan bagi para pelaku pasar keuangan di seluruh dunia seiring dua agenda penting yang menentukan arah pasar, yakni rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) serta pengumuman hasil rapat Komite Terbuka Federal Reserve (FOMC).
Pertemuan Komite Terbuka The Fed Juni akan menjadi salah satu yang pivotal tahun ini karena didahului oleh rollercoaster data ekonomi yang membuat para investor gelisah. Bahkan Jumat minggu lalu, pasar dibuat terkejut karena data nonfarm payrolls mencatat lonjakan tenaga kerja yang jauh melampaui ekspektasi.
Meski tingkat pengangguran makin naik ke 4%, data NFP yang melompat itu membuat pasar khawatir karena panasnya pasar tenaga kerja dicemaskan memicu lagi inflasi yang menghalangi The Fed memulai pelonggaran moneter.
Baca Juga: Rupiah Naik Tipis 4 Poin ke Rp15.995 Jelang Rilis Risalah The Fed Nanti Malam
Data inflasi yang dirilis tentunya akan memberi kejelasan apakah kekhawatiran terhentinya disinflasi beralasan atau sebaliknya, melegakan pasar bahwa potensi penurunan bunga The Fed tahun ini masih terbuka.
Melansir dari Bloomberg, Anna Wong selaku Ekonom dari Bloomberg Economics menilai FOMC bulan ini menjadi momen pivotal di mana Gubernur The Fed Jerome Powell kemungkinan akan memberikan petunjuk paling jelas tentang garis waktu penurunan bunga acuan.
"Dot plot terbaru kemungkinan akan memberikan indikasi penurunan dua kali masing-masing sebesar 25 bps tahun ini, dibandingkan dot plot FOMC Maret yang terjadi sebanyak tiga kali penurunan," ucapnya.
Dengan berbagai indikator memperlihatkan kejutan yang konsisten terkait penurunan sejak FOMC awal Mei lalu, bahkan ketika data inflasi tidak sesuai ekspektasi, ekonom Bloomberg memperkirakan Powell akan melempar keputusan lebih dovish.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










