Sulit Bilang Tidak? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Banyak orang merasa sulit mengatakan “tidak” dalam berbagai situasi. Perilaku ini sering dianggap sebagai bentuk kepatuhan atau kebaikan hati, tetapi sebenarnya memiliki akar psikologis yang lebih dalam dan dampak yang bisa memengaruhi kesehatan mental serta hubungan sosial.
Baca Juga: Sulit Mengatakan Tidak? Ini Solusinya!
Penyebab Sulit Mengatakan “Tidak”
1. Takut Tidak Disukai Orang lain
Banyak orang merasa bahwa jika mereka menolak permintaan orang lain, mereka akan dianggap tidak baik atau membuat orang lain kecewa. Hal ini sering terjadi karena kita membentuk citra diri berdasarkan bagaimana orang lain melihat kita.
2. Ingin Menghindari Konflik
Menolak seringkali dianggap sebagai pemicu konflik atau ketegangan. Orang yang kesulitan mengatakan “tidak” biasanya ingin menjaga suasana tetap damai tanpa harus berdebat atau mempertanggungjawabkan keputusan mereka.
3. Rendahnya Percaya Diri
Beberapa orang merasa tidak berhak menolak permintaan karena rendahnya rasa percaya diri.
Mereka takut pendapat atau keputusan mereka tidak dihargai, sehingga memilih menyetujui apapun demi menghindari penolakan sosial.
4. Kebiasaan yang Sulit Diubah
Beberapa orang sulit mengatakan “tidak” berasal dari pola yang terbentuk sejak lama, baik pola asuh keluarga, lingkungan sosial, maupun pengalaman pribadi. Pola ini bisa sangat kuat dan sulit diubah jika tidak disadari.
Baca Juga: Depay: Sulit untuk Bilang Tidak terhadap Barcelona
Dampak Sulit Mengatakan “Tidak”
1. Mudah Stres dan Cemas
Selalu menyetujui permintaan orang lain membuat seseorang mengambil lebih banyak tanggung jawab daripada yang seharusnya, sehingga berujung pada kelelahan mental dan stres kronis.
2. Menurunnya Rasa Hormat Diri
Jika terus-menerus mengorbankan kebutuhan sendiri demi orang lain, seseorang bisa merasa kehilangan harga diri karena tidak pernah memenuhi prioritas dan batasan pribadinya sendiri.
3. Hubungan yang Tidak Seimbang
Kesalahan dalam pengambilan keputusan yang dilakukan demi menyenangkan orang lain bisa menyebabkan hubungan menjadi timpang.
Cara Mengatasi Kesulitan Mengatakan “Tidak”
Kenali Kebutuhan dan Batasan Pribadi
- Gunakan Bahasa yang Jelas dan Tegas
- Latihan Membiasakan Diri untuk Mengatakan “Tidak”
- Fokus pada Harga Diri Bukan Reaksi Orang
- Latih Komunikasi Assertion
Kesulitan mengatakan “tidak” bukan hanya masalah etika atau kesopanan, tetapi bagian dari dinamika psikologis yang perlu dipahami dan dilatih. Hal ini berkaitan erat dengan rasa percaya diri, kebutuhan sosial, dan bagaimana kita memandang diri sendiri dalam hubungan interpersonal.
Dengan memahami akar penyebab dan menerapkan strategi komunikasi yang tepat, kamu dapat lebih tegas menentukan batasan tanpa merusak hubungan sosial atau harga dirimu sendiri.
Marina Yeremin Sindika Sari (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








