Kucing Tidur Terus? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Kucing dikenal sebagai hewan yang sering tidur.
Kucing bisa menghabiskan waktu untuk tidur rata-rata sekitar 12-16 jam per hari, dan anak kucing bisa tidur hingga 20 jam per hari. Namun, jika kucing terlihat lemas, kurang aktif, atau tidur terus lebih dari biasanya, ini menjadi sinyal yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: 7 Cara Alami dan Ampuh Mengatasi Jamur di Tubuh Kucing
Kebiasaan Tidur Alami Kucing
Kucing tidur panjang bukan selalu masalah.
Secara biologis, kucing memang membutuhkan banyak tidur untuk menyimpan energi yang digunakan saat berburu, bermain, atau beraktivitas ringan.
Penyebab Kucing Sering Tidur
1. Infeksi atau Penyakit
Infeksi yang disebabkan bakteri, virus, atau parasit bisa membuat kucing lebih lemas dan banyak tidur. Jika disertai demam, bersin, atau penurunan nafsu makan, segera konsultasi ke dokter hewan.
2. Dehidrasi
Jika kucing kurang asupan air atau gejala dehidrasi, kucing akan lebih banyak tidur karena lemas.
3. Cedera atau Nyeri
Aktivitas seperti loncat atau lari dapat menyebabkan cedera otot atau sendi.
Kucing akan memilih tidur untuk memulihkan diri.
4. Masalah Metabolik
Penyakit seperti diabetes membuat kucing cepat lelah dan sering tidur karena tubuhnya kesulitan menghasilkan energi.
5. Stres atau Bosan
Lingkungan yang monoton atau sedikit stimulasi bisa membuat kucing bosan sehingga kucing memilih tidur sebagai aktivitas utama.
6. Usia
Anak kucing umumnya tidur lebih lama dibanding kucing dewasa yang aktif.
Baca Juga: Whiskas Raih Rekor MURI, Bagikan 380.000 Porsi Makanan Kucing demi Nutrisi Lengkap dan Seimbang
Cara Mengatasi Kucing Sering Tidur
1. Perhatikan Aktivitas Fisik
Mengajak kucing bermain dengan mainan interaktif atau mengejar bola bisa membantu meningkatkan energi dan mengurangi waktu tidur karena bosan.
2. Berikan Stimulasi Mental
Puzzle feeder atau mainan yang menantang cara kerja otak kucing bisa membuat mereka lebih aktif daripada hanya tidur.
3. Atur Pola Makan Sehat
Pastikan makanan seimbang dan sesuai usia kucing, serta porsi yang tepat untuk mencegah obesitas yang juga bisa membuat kucing lebih malas bergerak.
4. Konsultasi ke Dokter Hewan
Jika kucing tidur berlebihan disertai gejala tidak normal, segera konsultasi ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Tidur panjang adalah bagian normal dari kehidupan kucing. Namun, jika tidur berlebihan disertai gejala bisa menjadi pertanda masalah kesehatan.
Dengan memahami penyebab serta memberi perhatian yang tepat dapat membantu menjaga kucing agar tetap sehat dan aktif.
Jika merasa ragu, sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter hewan.
Marina Yeremin Sindika Sari (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









