Akurat

6 Cara Efektif Berhenti Mengeluh dan Mulai Hidup Lebih Positif

Yusuf | 7 Oktober 2025, 22:19 WIB
6 Cara Efektif Berhenti Mengeluh dan Mulai Hidup Lebih Positif

AKURAT.CO Setiap orang pasti pernah mengeluh. Kadang karena lelah, stres, atau kecewa terhadap sesuatu yang tidak berjalan sesuai harapan.

Mengeluh sesekali memang wajar, tapi jika jadi kebiasaan, justru bisa membuat hidup terasa berat dan orang-orang di sekitar jadi tidak nyaman.

Tanpa disadari, terlalu sering mengeluh bisa menguras energi dan membuat kita terjebak dalam pola pikir negatif.

Untuk itu, penting belajar bagaimana cara berhenti mengeluh dan mengubah cara pandang agar hidup terasa lebih tenang dan bahagia.

Baca Juga: Saat Menghadapi Musibah Ia Selalu Mengeluh Tetapi Saat Bahagia Ia Enggan Berbagi. Sifat Seperti Ini Tidak Baik Karena Akan Menyebabkan ...

Mengapa Kita Sering Mengeluh?

Ada banyak alasan kenapa seseorang sulit berhenti mengeluh. Salah satunya karena kebiasaan itu bisa menjadi cara melampiaskan stres.

Seperti dijelaskan dalam Psychology Today, banyak orang mengeluh bukan untuk mencari solusi, tapi hanya ingin didengarkan.

Selain itu, beberapa faktor lain juga memicu kebiasaan ini:

  1. Pelampiasan stres: Mengeluh sering menjadi cara cepat untuk mengeluarkan emosi tanpa harus memendamnya terlalu lama.

  2. Tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri: Banyak orang mengeluh karena bingung harus mulai dari mana untuk menyelesaikan masalahnya.

  3. Kebiasaan dari lingkungan: Jika sejak kecil terbiasa mendengar orang tua sering mengeluh, kita bisa menirunya tanpa sadar.

  4. Mencari perhatian: Ada juga yang mengeluh agar mendapat simpati atau dukungan dari orang lain.

Meskipun terasa melegakan sesaat, kebiasaan ini justru membuat kita sulit fokus pada solusi dan cenderung berputar di masalah yang sama.

Baca Juga: 3 Arah Datangnya Rezeki yang Disebut dalam Al-Quran, Muslim Wajib Tahu Agar Tidak Mengeluh Mencari Harta

6 Cara Efektif untuk Berhenti Mengeluh

Berikut beberapa langkah praktis yang bisa membantu kamu mengurangi kebiasaan mengeluh dan belajar hidup lebih positif:

1. Ubah Pola Pikir dan Belajar Bersyukur

Langkah pertama adalah mengubah cara pandang terhadap hidup. Cobalah fokus pada hal-hal yang bisa kamu syukuri setiap hari, sekecil apa pun itu.

Tuliskan tiga hal yang kamu rasakan menyenangkan atau membahagiakan setiap hari. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah melihat sisi positif dari setiap kejadian.

Berlatih bersyukur membantu otak fokus pada hal baik, bukan pada hal yang tidak dimiliki.

2. Terima dan Beradaptasi dengan Keadaan

Tidak semua hal berjalan sesuai keinginan, dan itu tidak apa-apa. Belajar menerima kenyataan justru membuat kamu lebih kuat dan bijak dalam menghadapi situasi sulit.

Daripada terus mengeluh, lebih baik beradaptasi dengan keadaan. Misalnya, ketika harus menghadapi perubahan di tempat kerja atau lingkungan baru, jadikan itu tantangan untuk berkembang, bukan alasan untuk terus berkeluh kesah.

3. Berpikir Positif dan Hindari Menghakimi

Mengeluh sering muncul karena kita terlalu cepat menghakimi situasi atau orang lain. Coba ubah pola itu dengan melihat sisi baik dari setiap peristiwa.

Berpikir positif bukan berarti menolak kenyataan, tapi memilih untuk fokus pada solusi, bukan masalah.

Sikap ini juga membantu menurunkan stres dan menjaga hubungan sosial tetap sehat.

4. Batasi dan Kelola Waktu untuk Mengeluh

Kalau kamu masih sulit berhenti sepenuhnya, coba buat aturan sederhana. Misalnya, “boleh mengeluh selama lima menit, setelah itu fokus cari solusi.” Dengan cara ini, kamu tetap bisa mengekspresikan perasaan tanpa terjebak terlalu lama dalam emosi negatif.

Sadari juga kapan dan dalam situasi apa kamu paling sering mengeluh. Setelah tahu polanya, kamu bisa mulai memperbaikinya secara bertahap.

5. Temukan Media Ekspresi yang Lebih Sehat

Mengeluh bukan satu-satunya cara untuk melampiaskan stres. Cobalah menulis jurnal, olahraga, menggambar, meditasi, atau sekadar jalan santai. Aktivitas-aktivitas ini bisa membantu menyalurkan emosi secara lebih positif dan produktif.

Jika kamu merasa butuh didengarkan, curhatlah kepada teman yang suportif, bukan orang yang suka memperkeruh suasana.

6. Bangun Lingkungan Positif dan Jaga Kesehatan Diri

Lingkungan punya pengaruh besar terhadap kebiasaan kita. Maka, cobalah bergaul dengan orang-orang yang berpikiran positif dan saling mendukung.

Kamu juga bisa meminta teman atau keluarga untuk menegur dengan lembut jika tanpa sadar mulai mengeluh lagi.

Selain itu, jaga kesehatan fisik dan mental. Pola makan seimbang, tidur cukup, dan olahraga teratur bisa membuat suasana hati lebih stabil dan pikiran lebih jernih.

Mengeluh mungkin terasa melegakan sesaat, tapi tidak akan menyelesaikan masalah.

Justru, semakin sering dilakukan, semakin sulit menemukan solusi yang sebenarnya.

Mengubah pola pikir, melatih rasa syukur, dan fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan, kamu bisa mengurangi kebiasaan mengeluh dan menjalani hidup lebih tenang.

Ingat, hidup bukan tentang seberapa besar masalahnya, tapi bagaimana kamu memilih untuk meresponsnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R