Akurat

7 Cara Alami dan Ampuh Mengatasi Jamur di Tubuh Kucing

Eko Krisyanto | 15 Januari 2026, 12:45 WIB
7 Cara Alami dan Ampuh Mengatasi Jamur di Tubuh Kucing

AKURAT.CO Jamur di tubuh kucing adalah masalah kulit yang cukup umum dan dikenal sebagai ringworm atau dermatophytosis.

Jamur di tubuh kucing bisa membuat kulit menjadi bersisik, gatal, bulu rontok, serta area-area berbentuk lingkaran di kulit si kucing.

Selain mengganggu kenyamanan, infeksi ini juga bisa menular ke manusia atau hewan lain di rumah jika tidak segera diatasi.

Walaupun perawatan medis sering dianjurkan, ada langkah-langkah alami dan aman yang bisa kamu lakukan di rumah untuk membantu mengurangi jamur di tubuh kucing tanpa harus selalu membeli obat mahal.

Kenali Tanda Jamur di Tubuh Kucing

Sebelum melakukan penanganan, penting tahu ciri jamur pada kucing.

Beberapa gejala umum meliputi:
• Bulu rontok dan menipis pada area tertentu
• Kulit bersisik, memerah, atau mengelupas
• Gatal dan kucing sering menggaruk sendiri
• Bentuk luka yang seperti cincin pada kulit

Jika menemukan gejala-gejala ini, segera ambil langkah perawatan.

Tips Menghilangkan Jamur di Tubuh Kucing

1. Cuci dan Keringkan Area Kulit yang Terinfeksi

Membersihkan area yang terinfeksi secara lembut bisa membantu mencegah penyebaran jamur.

Basuh bagian yang terkena jamur menggunakan air hangat dan sabun bayi yang lembut, lalu keringkan betul-betul dengan handuk bersih.

Jamur menyukai area lembap, jadi setelah dibersihkan, pastikan kulit kucing benar-benar kering supaya spora jamur tidak mudah tumbuh.

2. Gunakan Larutan Cuka Sari Apel yang Diluarkan

Cuka sari apel memiliki sifat antijamur ringan yang sering dipakai sebagai perawatan topikal alami.

Campurkan cuka sari apel dengan air bersih dalam rasio 1:1, lalu gunakan kapas atau kain lembut untuk mengoleskannya ke area terinfeksi.

Perhatian, jangan gunakan pada kulit yang lecet atau terbuka karena bisa menyebabkan sensasi pedih. Awasi reaksi kulit kucing setelah pemakaian.

3. Oleskan Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung asam laurat yang dikenal memiliki sifat antifungal dan dapat membantu melembapkan sekaligus menenangkan kulit yang iritasi.

Ambil sedikit minyak kelapa dan usapkan tipis ke area jamuran sebanyak 1-2 kali sehari.

Minyak ini aman jika kucing menjilatinya sedikit, jadi cocok digunakan sebagai alternatif alami selain obat kimia.

4. Gel Lidah Buaya untuk Menenangkan Kulit

Gel lidah buaya memiliki sifat menenangkan dan antibakteri ringan, yang membantu meredakan rasa gatal dan peradangan pada kulit yang terinfeksi.

Oleskan gel lidah buaya murni (tanpa tambahan bahan kimia) secara tipis ke area jamur, 2-3 kali sehari.

Sebelum memulai, uji dulu di area kecil kulit untuk memastikan kucing tidak sensitif terhadapnya.

5. Jaga Kebersihan Lingkungan Kucing

Infeksi jamur bukan hanya soal perawatan pada tubuh kucing, tetapi juga lingkungan tempat tinggalnya.

Jamur dapat bertahan lama di permukaan, mainan, tempat tidur, atau lantai.

Rutinlah:
• Membersihkan tempat tidur kucing dengan air panas
• Menyapu dan mengepel lantai secara berkala
• Mencuci selimut atau kain yang sering dipakai si kucing

Lingkungan yang bersih membantu mencegah spora jamur menyebar dan menyebabkan infeksi ulang.

6. Perhatikan Makanan dan Sistem Kekebalan Tubuh

Kucing dengan sistem imun yang kuat lebih mampu melawan infeksi jamur.

Pastikan kucing mendapatkan nutrisi yang seimbang, air bersih setiap hari, serta diet yang berkualitas sesuai umurnya.

Hal ini mendukung proses pemulihan alami tubuhnya dari jamur tanpa hanya bergantung pada obat mahal.

7. Kapan Harus Membawa ke Dokter Hewan?

Walaupun banyak cara alami yang bisa dicoba, ada beberapa kondisi dimana perlu bantuan dokter hewan, seperti:
• Infeksi jamur menyebar luas di tubuh kucing
• Luka tampak bernanah, merah menyolok, atau sangat gatal
• Kucing terlihat sangat tidak nyaman atau depresi

Konsultasi dengan dokter tetap penting untuk memastikan penanganan tepat dan aman.

Mengatasi jamur di tubuh kucing tanpa obat mahal memang bisa dilakukan dengan beberapa cara alami, seperti membersihkan area kulit secara lembut, mengoleskan larutan cuka sari apel, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat kucing tinggal.

Namun, perlu diingat bahwa setiap kucing memiliki kondisi kulit yang berbeda.

Jika gejala tidak membaik atau bahkan memburuk, jangan ragu untuk menghubungi dokter hewan profesional agar kucingmu mendapatkan perawatan yang aman dan efektif.

FAQ

1. Apa obat kucing jamuran alami?

Beberapa bahan alami yang sering digunakan untuk membantu mengatasi jamur di tubuh kucing antara lain air hangat untuk membersihkan area terinfeksi.

Minyak kelapa murni yang dioles tipis karena bersifat antijamur ringan, serta cuka apel yang diencerkan sebagai pembersih luar.

Penggunaan bahan alami hanya bersifat pendukung dan perlu dilakukan dengan hati-hati.

2. Apakah air garam bisa menyembuhkan jamur pada kucing?

Air garam dapat digunakan untuk membersihkan area kulit kucing yang jamuran karena membantu mengurangi kuman di permukaan kulit.

Namun, air garam tidak sepenuhnya menyembuhkan infeksi jamur dan hanya berfungsi sebagai pembersih awal, bukan pengobatan utama.

3. Apa yang harus dilakukan saat kucing jamuran?

Saat kucing mengalami jamuran, sebaiknya area yang terinfeksi dibersihkan secara rutin, bulu di sekitar luka dipangkas, dan kucing dipisahkan sementara dari hewan lain.

Jika kondisi tidak membaik atau semakin parah, kucing perlu dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan obat antijamur yang sesuai.

4. Apa ciri-ciri kucing jamuran?

Ciri-ciri kucing jamuran meliputi bulu rontok membentuk lingkaran, kulit kemerahan atau bersisik, muncul kerak putih, serta rasa gatal yang membuat kucing sering menggaruk.

Pada beberapa kasus, area jamur di tubuh kucing juga tampak kering dan menebal.

Laporan: Amalia Febriyani/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK