Akurat

6 Upaya Sembuh dari Patah Hati

Ratu Tiara | 24 September 2025, 16:30 WIB
6 Upaya Sembuh dari Patah Hati

AKURAT.CO Patah hati adalah salah satu pengalaman yang paling menyakitkan dalam hidup. Tidak ada yang benar-benar siap menghadapinya, karena saat kita mencintai, kita selalu berharap segalanya berjalan baik.

Namun kenyataannya, tidak semua hubungan berakhir seperti yang kita bayangkan. Ada kalanya seseorang yang begitu kita jaga, justru pergi meninggalkan luka. Ada kalanya janji yang dulu terasa kokoh, hancur begitu saja tanpa sempat kita pahami alasannya.

Rasa kehilangan itu sering kali menimbulkan kekosongan. Hati yang tadinya penuh tawa mendadak sepi, langkah yang biasanya ringan terasa berat, bahkan hal-hal kecil yang dulu sederhana pun kini tampak berbeda.

Meski sulit, patah hati bukanlah akhir dari segalanya. Sama seperti luka pada tubuh, hati pun bisa sembuh. Hanya saja, prosesnya membutuhkan waktu, kesabaran, dan keberanian untuk kembali berdamai dengan diri sendiri.

Justru dari patah hati inilah kita sering menemukan versi diri yang lebih kuat, lebih bijak, dan lebih siap menyambut hal-hal baru dalam hidup.

Baca Juga: 10 Tips Ampuh Move On Dari Patah Hati, Buat Perasaan Lebih Tenang

Cara Memulihkan Diri dari Patah Hati agar Bisa Membuka Hati Lagi

1. Izinkan Diri Merasakan

Langkah pertama untuk pulih adalah memberi ruang bagi diri sendiri untuk benar-benar merasakan sakitnya. Tidak perlu berpura-pura kuat atau menutupi perasaan dengan aktivitas berlebihan. Menangis, menulis, atau bercerita kepada orang yang dipercaya bisa membantu melepaskan beban. Dengan mengakui rasa sedih, proses penyembuhan justru berjalan lebih jujur.

2. Belajar Melepaskan

Banyak orang terjebak dalam kenangan masa lalu hingga sulit melihat ke depan. Padahal, melepaskan bukan berarti melupakan, melainkan menerima bahwa cerita itu sudah selesai. Dengan cara ini, kita bisa membebaskan diri dari ikatan emosional yang menghalangi langkah untuk maju.

3. Rawat Diri dengan Baik

Patah hati sering kali membuat seseorang lupa menjaga dirinya. Padahal, justru di masa ini tubuh dan jiwa butuh perhatian lebih. Cobalah melakukan aktivitas yang menenangkan seperti olahraga, meditasi, membaca, atau mengembangkan hobi baru. Merawat diri adalah bentuk cinta yang seharusnya tidak pernah hilang.

4. Kelilingi Diri dengan Orang Positif

Teman dan keluarga bisa menjadi sumber energi yang menguatkan. Berada di lingkungan yang penuh dukungan akan membantu kita melihat bahwa hidup tetap indah meski tanpa sosok yang sudah pergi. Tawa, obrolan hangat, dan kebersamaan bisa menjadi obat alami untuk hati yang terluka.

5. Temukan Makna dari Pengalaman

Setiap perpisahan membawa pelajaran. Alih-alih terjebak dalam penyesalan, cobalah melihat sisi positif dari apa yang telah terjadi. Mungkin dari patah hati itu kita belajar lebih mengenal diri sendiri, lebih tahu apa yang sebenarnya kita butuhkan dalam sebuah hubungan, atau lebih kuat menghadapi hidup.

Baca Juga: Jangan Putus Asa, ini Doa saat Sedang Patah Hati

6. Buka Hati Perlahan

Membuka hati lagi tidak berarti tergesa-gesa mencari pengganti. Biarkan waktu berjalan dan izinkan hati pulih sepenuhnya. Saat sudah siap, cinta akan hadir dengan sendirinya, mungkin dari orang baru, atau bahkan dari hal-hal sederhana yang membuat hidup lebih berwarna. Yang terpenting, jangan menutup diri selamanya, karena setiap akhir selalu membawa awal yang baru.

Bunga Adinda (Magang)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R