Akurat

Mengenal Silent Treatment Dan Cara Menanggapinya

Jackobus Jack Newa | 30 Oktober 2023, 07:27 WIB
Mengenal Silent Treatment Dan Cara Menanggapinya

AKURAT.CO Anda tentu sudah tidak asing dengan istilah silent treatment, yang sempat ramai menjadi perbincangan beberapa waktu ke belakang khususnya di kalangan anak muda.

Lantas, apa pengertian sesungguhnya dari silent treatment itu?

Singkatnya, silent treatment adalah perlakuan diam atau sikap penolakan untuk berkomunikasi secara verbal dengan seseorang.

Terapi diam dapat terjadi dalam berbagai jenis hubungan, bukan hanya cinta romantis. Silent treatment juga sering terjadi dalam hubungan antara orang tua dan anak, rekan kerja atau pertemanan.

Baca Juga: Arti Silent Treatment Dan Cara Menghadapinya Dengan Bijak

Mengutip dari Halodoc, ada beberapa alasan orang melakukan tindakan silent treatment, antara lain:

Menghindarkan diri

Ada saat-saat ketika orang berhenti berbicara karena mereka tidak tahu apa yang harus mereka katakan atau ingin menghindari konflik.

Cara berkomunikasi

Jika seseorang tidak tahu bagaimana mengungkapkan perasaan mereka tetapi ingin memberi tahu pasangan mereka bahwa mereka kesal, mereka dapat menggunakan tindakan ini.

Hukuman

Pelecehan emosional terjadi ketika seseorang menggunakan silent treatment untuk menghukum seseorang atau melakukan kontrol atau kekuatan atas mereka.

Cara Menghadapi Silent Treatment 

  • Sabar

Ini adalah langkah pertama yang harus dilakukan oleh seseorang yang menerima perlakuan silent treatment.

Kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah. Sebaliknya, itu akan membuat Anda lelah, yang dapat menyebabkan masalah menjadi lebih rumit. 

  • Meningkatkan Empati dan Kemampuan Membaca Pikiran

Anda harus lebih peka saat Anda "didiamkan" oleh orang lain. Anda perlu mengevaluasi diri sendiri untuk melihat apakah ada kesalahan yang telah dilakukan terhadap pelaku silent treatment.

Mungkin juga orang tersebut tidak ingin berbicara dengan Anda karena masalah pribadinya.

Jika pasangan atau kekasih Anda melakukan silent treatment tanpa kata-kata, Anda juga kadang-kadang perlu bisa "membaca pikiran" mereka.

Biasa apa yang membuat pasangan Anda marah atau tidak nyaman?

Baca Juga: 7 Bahaya Silent Treatment Dalam Hubungan, Bisa Bikin Cepat Putus 

  • Membahas Dengan Tenang

Anda perlu memulai percakapan. Persoalan bisa berakhir dengan mendiamkannya jika orang tersebut memang sedang ingin didiamkan, tetapi hal berbeda bisa terjadi jika dia ingin dipahami melalui sikap diam.

Oleh karena itu, Anda dapat dengan tenang membahas masalah tersebut dan mengakui bahwa tetap diam tidak akan menyelesaikannya. Anda harus menunjukkan bahwa Anda siap untuk mengoreksi diri jika Anda melakukan kesalahan.

  • Ungkapkan Perasaan

Jika silent treatment telah berakhir, Anda harus mengatakan bahwa Anda tidak suka silent treatment. 

Anda lebih suka kejelasan, meskipun itu membuat Anda sakit hati, maka katakan kepada orang yang menjadi lawan bicara Anda.

  • Buat Kesepakatan

Setelah silent treatment berakhir, Anda harus memberi tahu orang tersebut agar tidak terulang lagi di lain waktu. Ini biasanya terjadi dengan orang yang sudah sangat dekat dengan Anda, seperti pasangan.

Anda dan pasangan harus saling memahami bahwa pengobatan diam tidak akan menyelesaikan masalah. Itu hanyalah celah yang mungkin dipenuhi dengan masalah yang lebih besar.

Untuk menyelesaikan masalah, usahakan untuk mencapai kesepakatan. Untuk menghindari kesalahpahaman, jelaskan jika butuh waktu untuk berdiam diri. 

Menerapkan komunikasi yang sehat dalam hubungan, jenis apapun itu, adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah penahanan bicara. Menetapkan batas, berusaha tenang saat mengambil keputusan, dan tetap tenang dalam setiap situasi.

Salah satu hal penting yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi silent treatment adalah mengetahui nilai diri Anda dan menghindari menyalahkan diri sendiri. 

Komunikasi adalah hal penting dalam hubungan, jadi jangan merusaknya dengan meniadakan komunikasi karena emosi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.