Roongarun Wichanguen, Keluarga Tawanan Hamas Asal Thailand Yang Telah Dibebaskan: Diberi Makanan Enak Dan Tempat Tinggal Layak

AKURAT.CO- Dalam kesepakatan pembebasan tawanan dengan Israel, kelompok militan Palestina Hamas juga membebaskan warga negara asing.
Setelah Hamas membebaskan tawanan, keluarga tawanan Thailand mengungkapkan keadaan terbaru saudaranya dalam salah keterangan wawancara.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @cardova.media, Senin (27/11/2023), Roongarun Wichanguen menyatakan bahwa saudara laki-lakinya dalam kondisi kesehatan yang baik saat mereka dibebaskan oleh pejuang Hamas.
Dia berasal dari keluarga seorang tahanan Hamas yang sempat ditahan di wilayah Israel.
Diketahui bahwa Hamas sempat menangkap sepuluh warga Thailand dan satu warga Filipina sebagai sandera.
Mayoritas warga asing tersebut adalah buruh tani yang dipekerjakan oleh Israel.
Baca Juga: Isi Dan Sejarah Perjanjian Hudaibiyah, Gencatan Senjata Antara Kaum Quraisy Dan Umat Islam
Wichanguen mengatakan bahwa dia dan keluarganya sempat merasa pasrah setelah mendengar saudaranya Hamas ditangkap.
Awalnya, dia khawatir bahwa saudara laki-lakinya telah menjadi korban tewas oleh Hamas. Namun, ternyata perkiraannya itu tidak benar.
Kemudian, dia menerima kabar bahwa saudaranya masih hidup dan akan segera dibebaskan oleh Hamas.
Roongarun Wichanguen menyatakan kebahagiaannya karena harapan kembali muncul.
Meskipun saudaranya merupakan tawanan dan mungkin menghadapi risiko penyiksaan atau kematian di terowongan.
Ketika dibebaskan, Wichanguen melaporkan bahwa saudara laki-lakinya terlihat dalam keadaan sangat baik dan sehat.
Dia juga mengungkapkan bahwa saudaranya menceritakan bahwa dia diperlakukan dengan sangat baik oleh para pejuang Hamas, tanpa mengalami kekerasan fisik, diberi tempat tinggal yang layak dan mendapatkan makanan yang enak.
"Wajahnya sangat bahagia dan dia terlihat baik-baik saja. Dia mengatakan tidak disiksa atau dipukuli dan dia telah diberi makanan yang enak," pungkas Wichanguen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









