Sulit Menghindari Perbuatan Maksiat? Lakukan 7 Tips Ini Agar Terhindar Dari Mengulangi Dosa

AKURAT.CO Dalam Islam sudah dijelaskan mengenai maksiat seperti zina, konsumsi alkohol, mencuri dan perbuatan tidak bermoral lainnya termasuk dosa besar yang harus dihindari.
Walaupun dalam Islam sudah dijelaskan mengenai larangan melakukan perbuatan maksiat, namun pada kenyataannya masih banyak orang yang sulit untuk menghindarinya.
Lalu, bagaimana cara agar bisa menghindari maksiat dan tidak mengulangi lagi perbuatan dosa? Baik itu dosa besar mau pun dosa kecil.
Baca Juga: Doa Penangkal Dari Maksiat Dan Zina, Khusus Bagi Yang Tak Kuat Iman!
Dikutip dari berbagai sumber, ada 7 tips yang bisa dilakukan untuk menghindari perbuatan maksiat, sehingga tidak akan mengulangi lagi perbuatan dosa yang pernah dilakukan.
7 Tips Agar Terhindar dari Mengulangi Perbuatan Dosa
- Menjaga salat 5 waktu
Menjaga salat 5 waktu dapat membantu seseorang terhindar dari perbuatan dan mengulangi maksiat (dosa).
Hal ini sebagaimana sudah dijelaskan dalam Al-Quran bahwa salat dapat menyelamatkan dari perbuatan maksiat.
ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَـٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ ٤٥
Artinya: "Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Ankabut ayat 45)
- Memperbanyak beristigfar
Untuk menghindari diri dari melakukan perbuatan maksiat atau dosa lagi, salah satunya ialah konsisten untuk melakukan istigfar. Senantiasa mengingat dan memohon ampun kepada Allah SWT.
"Barangsiapa memperbanyak istigfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempatannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (HR. Ahmad dari Ibnu Abas dan sanadnya dinilai sahih oleh Al-Hakim serta Ahmad Syakir)
- Berdoa sungguh-sungguh kepada Allah SWT
Cara yang ke tiga agar terhindar dari mengulangi perbuatan dosa ialah dengan bersungguh-sungguh memohon petunjuk serta berdoa kepada Allah SWT. Sehingga dapat dijauhkan dan dilindungi dari melakukan perbuatan maksiat lagi.
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ ١٨٦
Artinya: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran." (QS. Al-Baqarah ayat 186)
Baca Juga: Waspada! Bahaya Maksiat dan Cara Mencegahnya
- Dekat diri dengan Al-Quran
Membaca, mengamalkan dan senantiasa dekat dengan Al-Quran dapat membuat seseorang dijauhkan dari perbuatan maksiat.
Karena sesungguhnya Al-Quran dapat memberikan ketenangan hati dan pikiran bagi orang-orang yang sering membacanya.
- Mendampingi dan dekat dengan sahabat yang saleh
Memiliki sahabat yang saleh dapat membuat seseorang temannya ikut bergaul dalam ranah lingkungan yang baik.
Mempunyai sahabat yang saleh, merupakan suatu keberuntungan karena yang demikian dapat menjadi pengingat untuk saling menasihati ke jalan yang benar.
"Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, disahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam silsilah Ash-Shahihah, Nomor 927)
"Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama rasul. Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab(ku), sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Quran) ketika (Al-Quran) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia." (QS. Al-Furqan ayat 27-29)
- Jangan berputus asa dari rahmat Allah SWT
قُلْ يَـٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ ٥٣
Artinya: "Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar ayat 53)
- Mengisi waktu luang dengan melakukan aktivitas bermanfaat
Mengisi waktu luang dengan hal-hal yang positif lagi bermanfaat, bisa menjadi cara untuk menghindari diri dari melakukan perbuatan maksiat (dosa).
Manfaatkan waktu luang dengan baik, dekatkan diri dengan Allah, kemudian isi waktu luang untuk bersenda gurau dengan keluarga dan sanak saudara, serta memanfaatkan waktu untuk menambah amalan perbuatan baik.
"Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalam keduanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang." (HR. Bukhari, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Demikianlah 7 tips yang bisa dilakukan untuk menghindari diri dari mengulangi perbuatan maksiat atau dosa.
Senantiasa mengingat Allah dengan melaksanakan salat, istigfar, membaca Al-Quran dan memanfaatkan waktu untuk hal-hal bermanfaat.
Hal ini tentunya dapat membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sehingga bisa membuat diri menjadi lebih giat dan sadar untuk tidak mengulangi perbuatan maksiat yang sangat tidak disukai oleh Allah SWT. (Raodatuljanah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









