Bitcoin Terguncang Konflik Iran VS Israel dan AS, Safe Haven Kembali Dipertanyakan

AKURAT.CO Eskalasi konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026 tidak hanya mengguncang kawasan Timur Tengah, tetapi juga memicu volatilitas di pasar keuangan global.
Diketahui, harga minyak naik dan emas pun melonjak tinggi, sementara pasar kripto terutama Bitcoin mengalami fluktuasi tajam.
Mengutip dari laman coinbase, pada hari-hari awal konflik, harga Bitcoin sempat turun di bawah USD64.000 setelah kabar serangan militer pertama muncul di pasar.
Kemudian dalam beberapa hari berikutnya, harga bergerak volatil dan sempat stabil di kisaran USD70.000 per koin.
Pergerakan tersebut terjadi pasca periode koreksi besar. Data pasar menunjukkan Bitcoin sempat mencapai puncak sekitar USD126.000 pada Oktober 2025 sebelum turun hampir setengah nilainya pada awal 2026.
Baca Juga: Bitcoin Tembus Hingga USD68.000, Pasar Kripto Melonjak 6,7 Persen
Gejolak harga juga diperbesar oleh mekanisme leverage di pasar derivatif kripto. Dalam pekan pertama eskalasi konflik saja, likuidasi posisi di bursa kripto global tercatat melampaui USD300 juta.
Dengan kapitalisasi pasar kripto global yang sempat melampaui USD4 triliun pada 2025, pergerakan Bitcoin kini semakin berpengaruh terhadap sentimen pasar digital secara keseluruhan.
Bahkan bitcoin sendiri masih mendominasi sekitar 60–65% kapitalisasi pasar kripto global.
Bitcoin sejak lama dipromosikan sebagai “digital gold” karena memiliki karakteristik mirip emas, seperti pasokan terbatas hingga 21 juta koin serta tidak bergantung pada bank sentral.
Namun data historis menunjukkan peran tersebut belum konsisten. Saat Russian invasion of Ukraine pada Februari 2022, harga Bitcoin sempat turun lebih dari 9% dalam satu hari.
Tentunya pola serupa tersebut juga terlihat saat konflik Israel–Palestina pada Oktober 2023, ketika kripto tidak langsung melonjak seperti aset safe haven tradisional.
Baca Juga: Bitcoin Turun ke USD66.450 Usai Notulensi FOMC, Investor Simak Strategi Ini
Selain faktor geopolitik, dinamika makroekonomi turut memengaruhi pergerakan kripto. Konflik di Timur Tengah berpotensi mendorong kenaikan harga energi global.
Sebab apabila inflasi meningkat, maka bank sentral seperti Federal Reserve cenderung mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Kondisi suku bunga tinggi biasanya menekan aset berisiko karena investor beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman seperti obligasi pemerintah.
Struktur pasar kripto juga berubah dalam beberapa tahun terakhir dengan meningkatnya peran investor institusi. Investasi modal ventura di sektor kripto pada 2025 mencapai sekitar USD19,7 miliar.
Masuknya institusi membuat pasar kripto semakin terhubung dengan sentimen pasar global. Akibatnya, peristiwa geopolitik yang memicu risk-off di pasar tradisional juga dapat langsung memengaruhi harga kripto.
Di sisi lain, konflik juga mendorong penggunaan kripto sebagai alternatif sistem keuangan.
Data transaksi menunjukkan aktivitas kripto meningkat di beberapa negara yang mengalami tekanan ekonomi atau sanksi.
Di Iran, misalnya, sekitar USD10,3 juta aset kripto ditarik dari bursa hanya dalam beberapa hari selama konflik berlangsung, mencerminkan meningkatnya minat untuk menyimpan aset di luar sistem perbankan.
Sementara itu, laporan Chainalysis pada 2025 menunjukkan adopsi kripto global terus meningkat, dengan India dan Amerika Serikat menjadi dua pasar terbesar dalam penggunaan aset digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








