CEO Crypto Luncurkan AI Baru Senilai USD70 Juta

AKURAT.CO CEO Crypto.com, Kris Marszalek mengambil langkah strategis besar dengan membawa perusahaannya masuk ke sektor artificial intelligence (AI).
Melalui peluncuran platform agen AI personal berbasis domain ai.com senilai sekitar USD70 juta, Crypto.com menegaskan upaya rebranding bisnisnya dari semata perusahaan kripto menjadi pemain teknologi berbasis AI.
Platform tersebut dijadwalkan debut secara global pada 8 Februari 2026, bertepatan dengan penayangan iklan di ajang Super Bowl LX langkah pemasaran agresif yang mencerminkan komitmen modal besar perusahaan.
Sebelumnya, Crypto.com sempat menuai sorotan publik setelah menggelontorkan USD700 juta untuk hak penamaan arena di Los Angeles yang kini dikenal sebagai Crypto.com Arena.
Baca Juga: PINTU Dukung Penegakan Hukum Perkuat Keamanan Ekosistem Kripto
Marszalek menilai AI sebagai fase pertumbuhan berikutnya, seiring pasar kripto yang mulai memasuki fase kedewasaan.
“Ai.com memiliki misi untuk mempercepat munculnya AGI dengan membangun jaringan terdesentralisasi berisi agen AI mandiri yang terus berkembang dan dapat menjalankan tugas di dunia nyata demi kebaikan umat manusia,” ujar Marszalek dikutip dari BeinCrypto, Minggu (8/2/2026).
Menurut perusahaan, platform ini memungkinkan pengguna ritel menciptakan dan menjalankan agen AI “agentic” dalam waktu kurang dari 60 detik, tanpa perlu kemampuan coding. Agen tersebut dapat menjalankan tugas otomatis seperti mengatur alur kerja, mengirim pesan, hingga mengelola proyek lintas aplikasi.
Meski antarmukanya dirancang ramah bagi konsumen umum, visi jangka panjang Crypto.com jauh lebih ambisius. Marszalek membayangkan ekosistem terdesentralisasi di mana miliaran agen AI dapat saling berbagi kemampuan, meningkatkan performa, dan beroperasi secara mandiri sebuah konsep yang selaras dengan filosofi desentralisasi di industri blockchain.
Dari sisi keamanan, perusahaan mengklaim agen AI akan beroperasi dalam lingkungan terenkripsi dengan kunci data yang dikendalikan langsung oleh pengguna. Arsitektur ini diklaim membatasi akses internal platform terhadap data pribadi, isu yang selama ini menjadi perhatian utama publik dalam pengembangan AI generatif.
Baca Juga: Indodax: Fundamental Kripto Masih Kuat di Tengah Gejolak Global
Langkah Crypto.com ini sekaligus mencerminkan tren baru di kalangan pelaku industri kripto, yang mulai mencari narasi pertumbuhan di luar perdagangan aset digital. Integrasi AI dinilai menawarkan potensi monetisasi yang lebih stabil melalui model berlangganan dan transaksi layanan, berbeda dengan volatilitas bisnis kripto.
Namun tantangan besar menanti. Pasar AI saat ini didominasi pemain raksasa seperti OpenAI dan Google, yang memiliki keunggulan data, infrastruktur, dan modal. Selain itu, Crypto.com juga harus membangun kepercayaan publik, terutama terkait pengelolaan data, mengingat latar belakangnya sebagai perusahaan kripto.
Peluncuran lewat Super Bowl menjadi pertaruhan besar Marszalek. Ia berharap minat publik terhadap asisten AI personal dapat melampaui kejenuhan terhadap proyek-proyek kripto, sekaligus membuka babak baru bagi Crypto.com sebagai perusahaan teknologi hybrid berbasis AI dan blockchain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









