AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau 105,27 poin (1,33%) ke 8.028 pada perdagangan sesi l Selasa (3/2/2026) pukul 11.13 WIB.
Comebacknya IHSG mencerminkan kepercayaan investor terhadap pasar saham RI mulai pulih. Sebelumnya pada Senin, BEI, OJK dan Danantara bertemu dengan MSCI untuk membahas sejumlah langkah perbaikan pasar modal.
Di antaranya, disclosure kepemilikan (ultimate beneficial owner/UBO) saham di bawah 5 persen bahkan di bawah 1% mulai 1 Februari 2026.
Kemudian perluasan subkategori SID dari 9 klasifikasi menjadi 27 klasifikasi, peningkatan free float saham dari 7,5% ke 15% secara bertahap serta demutualisasi bursa.
Baca Juga: Mensesneg: Tekanan IHSG Jadi Peluang Reformasi Ekosistem Pasar Modal
Semua langkah tersebut ditargetkan rampung pada Maret-April 2026, dengan perwakilan MSCI siap membantu SRO dan OJK untuk merealisasikannya sesuai standar global.
"Disclosure kepemilikan di bawah 5% bahkan sudah bisa kita mulai per 1 Februari 2026," ujar Pjs Ketua dan Wakil Ketua DK OJK, Friderica Widyasari Dewi.
Pengamat Komoditas dan Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi menilai pentingnya realisasi action plan pasar modal RI untuk meningkatkan daya saing agar setara dengan global.
"Free float 7,5 persen rupanya masih di bawah standar internasional sehingga pemerintah menaikkan supaya mengikuti apa yang diinginkan oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI)," jelas Ibrahim.
Begitu pula dengan kebijakan demutualisasi BEI, ungkap dia, yang merupakan salah satu masukan dari MSCI dalam rangka pembenahan pasar modal Indonesia.
"MSCI itu meminta reformasi, semua direformasi kalau bisa perusahaan-perusahaan yang sudah listing di bursa pun juga harus ditata ulang lagi," papar Ibrahim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi










