Akurat

Tokocrypto Bukukan Transaksi Rp160 Triliun di 2025, Didominasi Gen Z

Hefriday | 2 Februari 2026, 20:34 WIB
Tokocrypto Bukukan Transaksi Rp160 Triliun di 2025, Didominasi Gen Z

AKURAT.CO Tokocrypto mencatatkan kinerja solid di tengah dinamika pasar aset digital sepanjang 2025. Platform jual-beli aset kripto terbesar di Indonesia ini membukukan total nilai transaksi melampaui Rp160 triliun.

Nilai itu setara pangsa pasar lebih dari 40%, mempertegas posisinya sebagai pemain dominan di industri kripto nasional. Hingga akhir 2025, Tokocrypto telah melayani lebih dari 4,8 juta pengguna, dengan pertumbuhan pengguna aktif tahunan (year-on-year/YoY) mencapai 75%. 

Capaian ini sejalan dengan meningkatnya adopsi kripto di Indonesia, terutama di kalangan Generasi Z dan milenial usia 18–34 tahun, yang kian aktif menjadikan kripto sebagai bagian dari percakapan finansial sehari-hari.
 
Performa Tokocrypto tidak hanya mencerminkan ekspansi bisnis, tetapi juga menggarisbawahi pergeseran perilaku investasi digital di Tanah Air.

Dominasi Tokocrypto di Pasar Kripto Indonesia

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana menyebutkan, dari sisi produk perusahaan terus memperkuat diferensiasi melalui kelengkapan pilihan perdagangan berbasis rupiah.
 

“Dari sisi produk, Tokocrypto menyediakan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis rupiah (IDR pairs), menempatkannya sebagai salah satu exchange kripto di Indonesia dengan pilihan IDR pair terbanyak,” kata Calvin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Kelengkapan IDR pair menjadi faktor penting bagi investor ritel Indonesia karena memudahkan transaksi tanpa perlu konversi mata uang asing.

Ekspansi Kemitraan dan Literasi Kripto Nasional

Tak hanya berfokus pada transaksi, Tokocrypto juga memperluas ekosistem melalui lebih dari 100 kemitraan strategis dengan berbagai jenama lintas sektor. Di sisi edukasi, perusahaan aktif mendorong literasi kripto nasional melalui 168 inisiatif edukasi, yang telah menjangkau lebih dari 125 ribu peserta di 50 kota di Indonesia.

Tokocrypto bahkan mencatat sejarah sebagai exchange kripto pertama yang menggelar kegiatan literasi secara luring di Papua, memperluas inklusi edukasi aset digital ke wilayah timur Indonesia.

Strategi Berbasis Kepercayaan dan Keberlanjutan

Menurut Calvin, pertumbuhan Tokocrypto mencerminkan strategi jangka panjang yang tidak semata mengejar volume pengguna.

“Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis. Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, serta patuh terhadap regulasi,” ujarnya.

Dirinya menegaskan, Tokocrypto saat ini menjadi salah satu startup dan exchange kripto resmi di Indonesia yang memiliki pondasi keuangan solid dan berkelanjutan, sebuah faktor krusial di tengah volatilitas industri aset digital global.

Inovasi Produk dan Roadmap 2026

Dari sisi pengembangan layanan, Tokocrypto terus menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan investor ritel dan trader aktif. Sejumlah fitur unggulan meliputi layanan staking untuk lebih dari 80 aset kripto, fitur AI Analysis untuk membaca sentimen pasar, hingga Rewards Hub.

Perusahaan juga menyiapkan pengembangan fitur lanjutan seperti QRIS Deposit serta layanan Futures atau Derivatif yang ditargetkan meluncur pada 2026. Seluruh inovasi tersebut dikembangkan dengan mengedepankan standar keamanan dan kepatuhan regulasi yang ketat.

Indonesia Crypto Outlook 2026 dan Peran Generasi Z

Momentum pertumbuhan Tokocrypto turut tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026, forum tahunan yang mempertemukan pelaku industri, regulator, dan komunitas kripto.

Salah satu sorotan utama forum ini adalah pemaparan Dataxet Sonar bertajuk “2025 Social Media Crypto Insight”, yang menunjukkan percakapan media sosial terkait kripto, Web3, dan blockchain di Indonesia sepanjang 2025 meningkat hampir 30% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, Indonesia Crypto Network (ICN) dan Coinvestasi mempresentasikan laporan “2025 Indonesia Crypto & Web3 Industry Report”. Laporan ini mengungkap bahwa Generasi Z usia 18–34 tahun menjadi tulang punggung investor kripto nasional, dengan kripto telah menyatu dalam konsumsi konten digital, komunitas, dan jejaring sosial mereka.

Komitmen Sosial dan Kolaborasi Berkelanjutan

Dalam kesempatan yang sama, Tokocrypto juga menegaskan komitmen kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Donasi tersebut ditujukan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat.

“Terima kasih atas dukungan Tokocrypto untuk program-program Yayasan Indonesia Setara. Kolaborasi seperti ini penting agar dampak sosial bisa lebih luas, sekaligus memperkuat literasi publik dan sinergi lintas pemangku kepentingan melalui Indonesia Crypto Outlook 2026 demi mendorong ekosistem industri kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Sandiaga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa