Harga Perak Antam Hari Ini 20 Januari 2026, Stagnan di Rp57.900 per Gram!

AKURAT.CO Harga perak Antam hari ini, Selasa (20/1/2026), terpantau stagnan.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia (Antam) pada pukul 08.24 WIB, harga perak masih berada di level Rp57.900 per gram.
Angka ini tidak mengalami perubahan dari harga perdagangan hari sebelumnya. Berikut daftar harga perak hari ini.
Daftar Harga Perak 20 Januari 2026
Pada 20 Januari 2026, harga perak Antam menunjukkan kestabilan.
Menurut informasi dari Logam Mulia (Antam) per pukul 08.24 WIB, harga perak tetap di Rp57.900 per gram. Ini berarti tidak ada perubahan harga dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Harga Perak Batangan Murni Antam
Berikut adalah rincian harga perak batangan Antam per Selasa, 20 Januari 2026, termasuk PPN 11%.
1 gram: Rp57.900
250 gram: Harga dasar Rp14.875.000, setelah PPN 11% menjadi Rp16.511.250.
500 gram: Harga dasar Rp28.950.000, setelah PPN 11% menjadi Rp32.134.500.
Harga Perak Heritage
Harga untuk produk Perak Heritage juga tidak mengalami perubahan pada tanggal 20 Januari 2026. Berikut adalah rincian harganya, termasuk PPN 11%.
31,1 gram: Harga dasar Rp2.348.521, setelah PPN 11% menjadi Rp2.606.858.
186,6 gram: Harga dasar Rp12.969.436, setelah PPN 11% menjadi Rp14.396.074.
Cara Berinvestasi Perak
1. Membeli Perak Fisik
Ini termasuk batangan, koin, atau perhiasan. Investasi ini memungkinkan kepemilikan aset secara langsung, tetapi memerlukan tempat penyimpanan yang aman dan mungkin melibatkan biaya tambahan seperti sewa brankas.
2. Melalui Platform Digital
Investor dapat membeli dan menjual perak melalui platform investasi digital tanpa harus menyimpan fisik peraknya. Platform ini menawarkan harga yang kompetitif, tetapi penting untuk memastikan keamanan dan reputasi platform tersebut.
3. Melalui Pasar Berjangka (Futures) atau ETF Komoditas
Opsi ini lebih cocok untuk investor berpengalaman yang ingin mengambil keuntungan dari fluktuasi harga global. Namun, metode ini memiliki risiko yang lebih tinggi karena sensitivitasnya terhadap sentimen makroekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









