Akurat

IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas, Analis Sarankan Buy on Weakness

Hefriday | 19 Januari 2026, 07:50 WIB
IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas, Analis Sarankan Buy on Weakness

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak volatil dengan kecenderungan konsolidasi pada perdagangan Senin (19/1/2026), setelah mencetak penguatan dan menembus target psikologis 9.100 pada pekan sebelumnya.

Tekanan jual mulai terlihat seiring aksi ambil untung investor, meski tren jangka menengah masih terjaga positif.

MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi mengalami koreksi terbatas di area 8.970–9.039, sementara peluang penguatan berada di rentang 9.123–9.151. Level support IHSG diperkirakan berada di 8.956 dan 8.908, dengan resistance di 9.077 dan 9.102.

Kondisi ini menunjukkan pasar mulai memasuki fase konsolidasi setelah reli signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Sentimen Global Kondusif, IHSG Diprediksi Uji Resistance 9.100

Pada penutupan perdagangan Kamis (15/1/2026), IHSG tercatat menguat 0,47% ke level 9.075. Meski demikian, penguatan tersebut disertai munculnya tekanan jual, menandakan mulai berkurangnya momentum beli setelah target 9.100 tercapai.

Secara teknikal, MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini masih berada dalam bagian wave (v) dari wave [iii], yang membuka ruang koreksi sehat sebelum melanjutkan tren naik.

Di tengah pergerakan IHSG yang cenderung sideways, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk strategi trading jangka pendek. Saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) direkomendasikan buy on weakness setelah menguat 3,87% ke level 940, didukung peningkatan volume pembelian.

Baca Juga: Tekanan Global Masih Membayangi, IHSG Berpotensi Konsolidasi

Secara teknikal, CTRA diperkirakan berada pada bagian wave (iii) dari wave [iii], dengan area beli di 900–920, target harga 960 hingga 975, serta stoploss di bawah 880.

Sementara itu, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga direkomendasikan buy on weakness meski pergerakannya masih tertahan oleh MA60. ITMG ditutup menguat 0,56% ke level 22.275 dan dinilai berada di bagian akhir wave [i] dari wave 1. Area beli disarankan pada 22.175–22.275 dengan target harga 22.475 hingga 22.675 dan stoploss di bawah 22.125.

Adapun saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) direkomendasikan untuk speculative buy setelah terkoreksi 0,74% ke level 6.700 akibat tekanan jual. Selama mampu bertahan di atas level 6.525 sebagai batas stoploss, RAJA diperkirakan berada pada bagian wave B dari wave (4). Area beli berada di kisaran 6.625–6.700 dengan target harga 6.975 hingga 7.500.

Dengan kondisi IHSG yang mulai terkonsolidasi, analis menilai strategi buy on weakness dan seleksi saham berbasis teknikal menjadi pendekatan yang lebih relevan bagi investor jangka pendek, sembari tetap mencermati potensi koreksi lanjutan di pasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi