Metaplanet Gunakan Bitcoin Untuk Jaminan Kredit USD100 Juta
Hefriday | 6 November 2025, 16:07 WIB

AKURAT.CO Bitcoin kembali mencuri perhatian dunia keuangan setelah perusahaan asal Jepang, Metaplanet Inc., mengumumkan langkah berani dengan mengambil kredit sebesar USD100 juta yang seluruhnya dijaminkan dengan kepemilikan Bitcoin mereka.
Langkah ini menandai kembalinya Bitcoin ke posisi strategis sebagai aset jaminan bernilai tinggi dalam sistem keuangan global.
Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (6/11/2025) Metaplanet, yang terdaftar di Bursa Saham Tokyo, kini dikenal luas sebagai “MicroStrategy-nya Jepang” karena strategi agresifnya dalam mengakumulasi Bitcoin.
Dalam pengumuman resminya pada 31 Oktober 2025, perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa mereka telah menggadaikan 30.823 BTC senilai sekitar USD3,5 miliar sebagai jaminan untuk memperoleh pinjaman di bawah fasilitas kredit baru senilai USD500 juta.
Meskipun identitas pemberi pinjaman tidak diungkapkan, Metaplanet menjelaskan bahwa dana pinjaman akan digunakan untuk tiga tujuan utama yaitu membeli Bitcoin tambahan, menghasilkan pendapatan melalui opsi derivatif, dan berpotensi membeli kembali saham perusahaan tergantung pada kondisi pasar.
Meskipun identitas pemberi pinjaman tidak diungkapkan, Metaplanet menjelaskan bahwa dana pinjaman akan digunakan untuk tiga tujuan utama yaitu membeli Bitcoin tambahan, menghasilkan pendapatan melalui opsi derivatif, dan berpotensi membeli kembali saham perusahaan tergantung pada kondisi pasar.
Baca Juga: Mengenal Zcash, Koin Privasi Yang Jadi Pusat Perhatian di Tengah Institusionalisasi Bitcoin
Keputusan tersebut memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset korporasi yang kini digunakan untuk pembiayaan tradisional, bukan sekadar instrumen spekulatif.
Langkah Metaplanet ini sekaligus menghidupkan kembali kenangan siklus bullish kripto pada 2021, ketika berbagai perusahaan memanfaatkan leverage besar-besaran untuk memperluas eksposur terhadap Bitcoin. Saat itu, pinjaman berbasis kripto memperkuat reli pasar, namun juga memperbesar potensi kerugian ketika harga turun drastis.
Menurut analis pasar kripto Marc Riemer, saham Metaplanet tetap menunjukkan ketahanan meskipun volatilitas Bitcoin terus berlanjut. Saham perusahaan tercatat berada di atas level JPY400, yang menandakan adanya keyakinan investor terhadap strategi berbasis Bitcoin tersebut.
Langkah Metaplanet ini sekaligus menghidupkan kembali kenangan siklus bullish kripto pada 2021, ketika berbagai perusahaan memanfaatkan leverage besar-besaran untuk memperluas eksposur terhadap Bitcoin. Saat itu, pinjaman berbasis kripto memperkuat reli pasar, namun juga memperbesar potensi kerugian ketika harga turun drastis.
Menurut analis pasar kripto Marc Riemer, saham Metaplanet tetap menunjukkan ketahanan meskipun volatilitas Bitcoin terus berlanjut. Saham perusahaan tercatat berada di atas level JPY400, yang menandakan adanya keyakinan investor terhadap strategi berbasis Bitcoin tersebut.
“Saham diperdagangkan pada level support yang kuat, mengindikasikan bahwa sebagian investor percaya lonjakan harga Bitcoin berikutnya justru akan memperkuat neraca Metaplanet,” kata Riemer.
Namun, di sisi lain, sejumlah pelaku pasar memperingatkan risiko yang mengintai di balik strategi ini. “Metaplanet mengambil pinjaman menggunakan Bitcoin mereka untuk membeli lebih banyak Bitcoin, bisakah ini berakhir buruk?” ujar Pengusaha kripto, Mario Nawfal melalui platform X, yang dikutip Kamis (6/11/2025).
Pertanyaan tersebut mencerminkan kekhawatiran terhadap potensi terbentuknya feedback loop seperti yang terjadi empat tahun lalu, ketika akumulasi berbasis utang berujung pada kejatuhan harga besar-besaran.
Meski begitu, perbedaan utama kali ini adalah kesiapan lembaga keuangan tradisional untuk menerima Bitcoin sebagai agunan.
Meski begitu, perbedaan utama kali ini adalah kesiapan lembaga keuangan tradisional untuk menerima Bitcoin sebagai agunan.
Jika pada 2021 pinjaman semacam ini sebagian besar terjadi di sektor kripto, kini institusi keuangan konvensional mulai membuka diri terhadap aset digital sebagai bagian dari struktur keuangan perusahaan. Hal ini menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan terhadap stabilitas Bitcoin dalam jangka panjang.
Mekanisme leverage semacam ini sejatinya bukan hal baru. Perusahaan Amerika Serikat seperti MicroStrategy telah lebih dulu menggunakan pendekatan serupa, dengan menjadikan Bitcoin sebagai agunan untuk menambah modal investasi.
Mekanisme leverage semacam ini sejatinya bukan hal baru. Perusahaan Amerika Serikat seperti MicroStrategy telah lebih dulu menggunakan pendekatan serupa, dengan menjadikan Bitcoin sebagai agunan untuk menambah modal investasi.
Namun, skala yang kini dilakukan oleh Metaplanet menegaskan bahwa tren ini telah menyebar ke pasar Asia, dan kemungkinan besar akan diikuti perusahaan lain dalam waktu dekat.
Kondisi makroekonomi global juga turut mendorong langkah tersebut. Dengan suku bunga yang mulai stabil dan pasar kredit kripto yang mencair, penggunaan aset digital sebagai instrumen pembiayaan kembali menjadi strategi yang menarik.
Kondisi makroekonomi global juga turut mendorong langkah tersebut. Dengan suku bunga yang mulai stabil dan pasar kredit kripto yang mencair, penggunaan aset digital sebagai instrumen pembiayaan kembali menjadi strategi yang menarik.
Bitcoin, yang selama ini dianggap terlalu berisiko, kini justru mulai dipandang sebagai bentuk jaminan alternatif yang likuid, global, dan relatif tahan terhadap inflasi.
Namun, jika sejarah menjadi pelajaran, pasar kripto tetap memiliki sifat siklus yang ekstrem. Lonjakan leverage di tengah optimisme tinggi dapat berbalik menjadi tekanan jual besar-besaran jika sentimen berubah.
Namun, jika sejarah menjadi pelajaran, pasar kripto tetap memiliki sifat siklus yang ekstrem. Lonjakan leverage di tengah optimisme tinggi dapat berbalik menjadi tekanan jual besar-besaran jika sentimen berubah.
“Apa yang mendorong reli parabolis bisa menjadi pemicu kejatuhan berikutnya,” tulis Riemer dalam analisanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










