Layanan Pulih, BCA Perkuat Keamanan dan Komunikasi ke Nasabah

AKURAT.CO PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan layanan digitalnya telah kembali normal setelah mengalami gangguan pada Senin (29/9/2025) pagi.
Gangguan yang sempat menghambat transaksi melalui aplikasi myBCA dan BCA Mobile itu kini sudah teratasi, dan aktivitas perbankan digital berangsur pulih.
“Kami sampaikan bahwa sistem sudah berangsur normal. Kami mengimbau nasabah untuk melakukan pengecekan secara berkala pada aplikasi myBCA dan BCA Mobile,” ujar EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F Haryn, di Jakarta.
Baca Juga: Cara Buka Rekening BCA Online Lewat myBCA, Cukup Pakai HP!
Hera menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa tim teknis BCA telah bekerja cepat untuk memulihkan sistem agar layanan digital kembali dapat diakses secara optimal.
“Sehubungan dengan kendala yang sempat dialami nasabah saat bertransaksi dengan produk layanan BCA, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi,” imbuhnya.
Selain memastikan pemulihan layanan, BCA juga mengingatkan nasabah untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan bank. Nasabah diminta tidak membagikan data pribadi atau perbankan kepada pihak mana pun.
Baca Juga: PIK2 Suguhkan Hunian Bergaya Jepang hingga Keseruan Dart Games di BCA Expo 2025
“Nasabah dapat menghubungi contact center Halo BCA melalui 1500888, aplikasi haloBCA, WhatsApp Bank BCA di 08111500998, akun X (Twitter) @HaloBCA, webchat di www.bca.co.id
atau e-mail ke halobca@bca.co.id,” kata Hera.
Sebelumnya, keluhan terkait gangguan layanan BCA sempat ramai di media sosial. Tagar “BCA Mobile” bahkan menempati peringkat teratas trending topic di platform X.
Sejumlah pengguna menyebut tidak dapat melakukan transaksi sejak sekitar pukul 05.00 WIB, termasuk transfer, pembayaran QRIS, isi ulang kartu Flazz, dan layanan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










