Akurat

Investasi Kripto Gratis Tanpa Modal, dari Airdrop hingga DeFi

Yosi Winosa | 28 September 2025, 17:37 WIB
Investasi Kripto Gratis Tanpa Modal, dari Airdrop hingga DeFi

AKURAT.CO Dunia cryptocurrency kerap identik dengan modal besar dan risiko tinggi. Namun, bagi pemula yang ingin mencoba, ada sejumlah cara untuk mendapatkan aset digital tanpa harus mengeluarkan uang. 

Metodenya beragam, mulai dari mengikuti airdrop, program play-to-earn, mining skala kecil, hingga berpartisipasi dalam proyek keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (28/9/2025), kunci utama dalam menekuni aset kripto adalah riset mandiri, pengelolaan risiko, serta kesadaran bahwa hanya waktu dan energi yang siap dialokasikan yang sebaiknya digunakan.
 
Potensi keuntungan memang terbuka, tetapi risiko kerugian tetap besar karena sifat kripto yang volatil.

Sebelum memulai, pemahaman dasar mengenai cryptocurrency perlu dimiliki. Beberapa sumber menjelaskan bahwa cryptocurrency merupakan token digital berbasis blockchain yang berjalan secara terdesentralisasi tanpa kendali bank atau pemerintah. 
 
 
Bitcoin, yang hadir sejak 2009, menjadi pionir di bidang ini. Disusul kemudian oleh Ethereum dengan inovasi smart contract, serta ribuan altcoin lain dengan fungsi beragam.

Dengan kapitalisasi pasar gabungan mendekati Rp50 kuadriliun atau setara sekitar USD3 triliun, aset digital kini dipandang sebagai salah satu kelas aset utama di dunia keuangan global. Pemahaman ini menjadi fondasi penting sebelum mencoba metode “bermain crypto” tanpa modal.

Airdrop merupakan salah satu cara termudah untuk mendapatkan crypto gratis. Biasanya, proyek baru akan membagikan token kepada calon pengguna dengan syarat sederhana, seperti mengikuti akun media sosial atau mencoba aplikasi tertentu.
 
Investopedia menilai metode ini bisa menjadi pintu masuk awal bagi pemula karena tidak membutuhkan deposit. Namun, nilai token yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung pada proyek yang diikuti.

Tren berikutnya adalah play-to-earn (P2E), yakni game berbasis blockchain yang memberi hadiah berupa token. Contoh yang populer adalah Axie Infinity dan StepN. Konsep ini memungkinkan pemain menghasilkan crypto sembari bermain game. 
 
Walau popularitasnya sempat menurun, model P2E masih diminati, khususnya di negara berkembang, karena tidak memerlukan modal awal yang besar.

Mining atau menambang kripto merupakan metode klasik yang hingga kini masih diminati. Akan tetapi, untuk aset seperti Bitcoin, mining individu semakin sulit dilakukan akibat persaingan dan kebutuhan perangkat canggih. 
 
Alternatifnya, pemula bisa bergabung dalam mining pool atau komunitas penambang. Meski hasilnya tidak besar, metode ini bermanfaat untuk memahami aspek teknis blockchain.

Cara lain yang kini banyak dipilih adalah staking, yakni mengunci token dalam jaringan blockchain berbasis proof-of-stake. Sebagai imbalannya, pemilik token memperoleh bunga atau yield tahunan. 
 
Platform populer seperti Lido bahkan memungkinkan pemula ikut staking hanya dengan modal kecil. Beberapa bursa juga menawarkan bonus token gratis bagi pengguna yang mencoba layanan staking untuk pertama kali.

Sejumlah exchange besar seperti Binance dan Coinbase menjalankan program edukasi bertajuk “Learn & Earn”. Pengguna hanya perlu menonton video edukasi singkat dan menjawab kuis untuk mendapatkan hadiah berupa token. 
 
Program ini tidak hanya memberi peluang memperoleh crypto gratis, tetapi juga memperluas pemahaman mengenai konsep dasar blockchain dan aset digital.

DeFi atau Decentralized Finance membuka peluang lain untuk menghasilkan crypto. Seseorang dapat menjadi validator, liquidity provider, atau kontributor komunitas pada proyek-proyek DeFi.
 
Kontribusi aktif, baik dalam bentuk teknis maupun promosi, seringkali dihargai dengan pemberian token. Selain itu, partisipasi ini juga membuka kesempatan membangun jejaring di industri blockchain yang terus berkembang.

Meski terlihat menjanjikan, semua metode ini tetap memiliki risiko. Token hasil airdrop bisa saja kehilangan nilai, game play-to-earn bisa kehilangan pemain, sementara mining dan staking membutuhkan pemahaman teknis yang cukup rumit. 
 
Oleh karena itu, riset mendalam serta manajemen risiko yang baik tetap menjadi faktor penting agar tidak terjebak dalam kerugian.

Bermain crypto tanpa modal bukanlah hal mustahil. Dari airdrop hingga berkontribusi di proyek DeFi, banyak cara yang bisa dicoba oleh pemula. Namun, kunci suksesnya adalah kesadaran terhadap risiko serta konsistensi dalam belajar. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa