Akurat

Cara Menghitung Tax Ratio dengan Mudah, Cek Contoh Lengkapnya!

Iim Halimatus Sadiyah | 22 September 2025, 14:15 WIB
Cara Menghitung Tax Ratio dengan Mudah, Cek Contoh Lengkapnya!

AKURAT.CO Inilah penjelasan cara menghitung tax ratio yang mudah dipahami, lengkap dengan informasi apa itu rasio pajak.

Tax ratio bukan sekadar ukuran efektivitas pemungutan pajak, tetapi juga menjadi gambaran kondisi kesehatan ekonomi sebuah negara.

Ketika tax ratio berada pada level stabil atau cenderung naik, hal itu biasanya menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang baik, peningkatan produksi, serta daya beli masyarakat yang kuat.

Sebaliknya, jika tax ratio menurun drastis, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya ketidakseimbangan atau persoalan struktural dalam perekonomian.

Baca Juga: Misbakhun: Kunci Nol Defisit Ada pada Peningkatan Tax Ratio

Berikut ini penjelasan tentang tax ratio dan cara menghitungnya yang bisa dipahami oleh semua orang.

Apa Itu Tax Ratio?

Tax ratio atau rasio pajak merupakan perbandingan antara jumlah penerimaan pajak dengan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara.

Ukuran ini berfungsi untuk melihat seberapa efektif sistem perpajakan dalam menghimpun pendapatan negara. Semakin besar nilai tax ratio, semakin tinggi pula peran pajak dalam menopang perekonomian nasional.

Ada sejumlah faktor yang memengaruhi besar kecilnya tax ratio, antara lain situasi perekonomian, tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, serta kebijakan yang diterapkan pemerintah.

Baca Juga: Pemerintah Optimistis Tax Ratio 2026 Naik hingga 10,45 Persen

Semakin tinggi rasio pajak, semakin mencerminkan kondisi ekonomi yang sehat karena penerimaan pajak yang berhasil dikumpulkan juga lebih besar.

Cara Menghitung Tax Ratio

Untuk memahami bagaimana rasio pajak terbentuk, berikut adalah rumus tax ratio yang digunakan untuk menghitung seberapa besar rasio pajak yang dibutuhkan guna menyesuaikan dengan kebutuhan anggaran pendapatan dan belanja negara:

Rumus Tax Ratio = (Total Penerimaan Perpajakan / PDB) × 100%

Contoh:

Jika penerimaan pajak suatu negara adalah Rp2.000 triliun dan PDB sebesar Rp20.000 triliun, maka tax ratio-nya adalah...

Jawab:

Tax Ratio = (2.000 / 20.000) × 100% = 10%

Dalam memahami konsep tax ratio, kita melihat bahwa rasio ini tidak hanya menunjukkan kemampuan negara dalam mengumpulkan pajak, tetapi juga memberi pengaruh besar terhadap kondisi perekonomian secara menyeluruh.

Mewujudkan tax ratio yang ideal memang bukan hal mudah. Namun, melalui reformasi perpajakan, peningkatan tata kelola yang lebih baik, serta kebijakan ekonomi yang tepat, negara dapat membangun iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Oleh karena itu, pemantauan dan evaluasi terhadap kebijakan pajak menjadi hal penting agar penerimaan pajak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang inklusif.

Itulah penjelasan lengkap mengenai tax ratio dan cara menghitungnya yang mudah dipahami oleh semua orang.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.